- Pemain keturunan Luke Vickery mengaku telah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai naturalisasi.
- Vickery, mantan pemain tim junior Australia, memenuhi syarat membela Indonesia karena garis keturunan dari neneknya.
- Pengakuan ini menarik perhatian media Australia sekaligus memicu diskusi tentang masa depan karier internasionalnya.
Suara.com - Pemain keturunan, Luke Vickery bisa menjadi proyek naturalisasi pertama di era kepelatihan John Herdman setelah secara terbuka mengakui telah menjalin komunikasi dengan sang nakhoda baru Timnas Indonesia.
Pengakuan mengejutkan ini dengan cepat melintasi benua dan menjadi sorotan media serta publik sepak bola Australia.
Klaim tersebut dilontarkan Vickery usai membela klubnya, Macarthur Bulls FC di ajang AFC Champions League Two.
Pernyataannya ini sontak memanaskan bursa calon pemain naturalisasi Skuad Garuda, sekaligus memicu kehebohan di Negeri Kanguru.
Media lokal Australia, Australia Football News langsung mengangkat kabar ini dan menyoroti status Vickery yang merupakan mantan penggawa timnas junior mereka.
"Pemain depan berusia 20 tahun, Luke Vickery, telah mengkonfirmasi bahwa ia memenuhi syarat untuk mewakili Indonesia melalui neneknya," tulis laporan tersebut.
"Dan rupanya Vickery telah melakukan diskusi dengan pelatih tim nasional, John Herdman," sambung Australia Football News di akun X mereka.
Mereka juga menegaskan bahwa Vickery adalah talenta yang patut dipantau, yang kini dihadapkan pada keputusan besar dalam karier internasionalnya.
"Pemain muda Macarthur FC ini, yang pernah membela Australia U-19, mengatakan ia terbuka untuk mewakili tim nasional Indonesia jika kesempatan itu datang," lanjutnya.
Baca Juga: Striker Indonesia Tumpul, Mauro Zijlstra Mampu Cetak Berapa Gol di BRI Super League?
"Salah satu pemain yang patut diperhatikan oleh penggemar sepak bola Australia saat ini. Talenta lain yang memiliki dua kewarganegaraan dan menghadapi keputusan internasional yang besar," tulis mereka lagi.
Pengakuan Vickery ini memantik beragam reaksi dari netizen Australia. Sebagian merasa khawatir akan kehilangan salah satu talenta mudanya, sementara yang lain merasa stok pemain di posisi tersebut masih melimpah.
"Dia pemain bagus, tetapi kami memiliki banyak pemain berbakat di posisinya," tulis seorang netizen Australia.
"Semoga kita bisa menghindari kehilangannya," timpal netizen lainnya.
"Tapi saya rasa, melihat timnas, akan sangat sulit baginya untuk menjadi starter di masa depan," komentar warganet.
Vickery sendiri berada di persimpangan jalan. Ia memiliki tiga opsi kewarganegaraan yaitu Amerika Serikat (tempat lahir), Australia (tempat dibesarkan), dan Indonesia (dari nenek yang lahir di Medan).
Dikenal sebagai penyerang serbabisa yang memiliki kecepatan, musim ini ia telah membuktikan kualitasnya dengan torehan lima gol dari 17 penampilan bersama Macarthur.
Berita Terkait
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Klub Justin Hubner Jadi Musuh Perdana Maarten Paes!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026