Mendekati pemilu 2024 muncul kabar dari PDI Perjuangan. Menyeruak kabar soal isu dewan kolonel. Apa itu dewan kolonel?
Mengutip dari Suara.com, dewan kolonel merupakan kumpulan anggota PDI Perjuangan yang mendukung ketua DPP Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024.
Kabarnya, dewan kolonel diinisiasi oleh sejumlah politisi senior PDI Perjuangan. Ada nama Trimedya Panjaitan sebagai koordinator, Hendrawan Supratikno, Masinton Pasaribu, dan Agustina Wilujeng Pramestuti.
Nama eks jubir KPK, Johan Budi juga disebut-sebut sebagai inisiator terbentuknya dewan kolonel. Menurut Johan Budi, dewan kolonel merupakan inisiatif dari kader PDI Perjuangan untuk mendukung Puan Maharani.
Diakui oleh Johan Budi bahwa pembentukan dewan kolonel bukan berasal dari pimpinan pusat PDI Perjuangan ataupun Fraksi PDI P di DPR RI.
"Ini sekali lagi nggak ada hubungannya sama DPP. Inisiatif orang perorang. Bukan fraksi juga. Kalau kamu bicara fraksi berarti kan semuanya," kata Johan Budi.
Johan Budi menegaskan sekali lagi bahwa dewan kolonel tidak ada kaitannya dengan DPP PDI Perjuangan. Tapi kata Johan bahwa ada sekelompok orang yang ingin Puan Maharani maju di Pilpres 2024.
Pembentukan dewan kolonel ini dibentuk sebagai langkah persiapan jika DPP akhirnya memutuskan Puan Maharani sebagai kandidat PDI P di Pilpres 2024.
Terkait hal ini, Puan Maharani sendiri mengatakan sudah mengetahui pembentukan dewan kolonel. Ia mengaku bahwa pembentukan dewan kolonel dibangun harus berlandaskan semangat gotong royong.
Baca Juga: DPP PDIP Sanggah Bentuk Tim Dewan Kolonel untuk Pencapresan Puan Maharani di Pilpres 2024
Respon berbeda justru diberikan oleh ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Lewat Sekjen PDI P, Hasto Kristiyanto, Megawati mengaku terkejut adanya dewan kolonel di partainya.
Hasto lebih jauh mengatakan bahwa tidak ada dewan kolonel di PDI Perjuangan. Ditegaskan Hasto, calon presiden dan wakil partainya akan ditentukan oleh Megawati Soekarnoputri.
"Terkait dengan pemilu presiden partai sudah punya pengalaman berkali-kali komandonya sangat jelas di tangan ibu ketua umum Ibu Megawati Soekarnoputri,"
Hasto pun mengingatkan pesan Megawati kepada semua kader partai untuk fokus saja menjalankan tugas masing-masing.
Sementara itu, pembentukan dewan kolonel untuk mendukung Puan Maharani membuat relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania beraksi.
Kabarnya, GP Mania lewat ketua mereka, Immanuel Ebenezer menyatakan juga akan membentuk Dewan Kopral. "Kalau elite bisa bentuk Dewan Kolonel, kami akan bentuk Dewan Kopral,"
Tag
Berita Terkait
-
DPP PDIP Sanggah Bentuk Tim Dewan Kolonel untuk Pencapresan Puan Maharani di Pilpres 2024
-
Soal Dewan Kolonel, Hasto Minta Kader Disiplin Soal Urusan Pencapresan: Berpolitik Harus Sesuai Konteks
-
Apa Sebenarnya Dewan Kolonel di PDIP dan Bagaimana Reaksi Megawati?
-
Megawati Soekarnoputri Tegur Pembentukan Dewan Kolonel: Soal Pilpres, Komando Ditangan Ketum!
-
Lawan Dewan Kolonel Dukung Puan Capres 2024, Relawan Ganjar Bentuk Dewan Kopral: Kami Nggak Pernah Bercanda!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan