Dedi Mulyadi atau Kang Dedi punya pendapat sendiri terkait langkah Lesti Kejora mencabut laporan dugaan KDRT terhadap Rizky Billar. Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, cabut laporan itu karena mempertimbangkan masa depan anak mereka.
Dedi mengatakan tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat akan heboh dengan keputusan Lesti mencabut laporan KDRT di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat lalu.
Menurut Dedi, wajar jika kemudian kasus Lesti dan Rizky Billar jadi sorotan publik karena keduanya memiliki banyak penggemar.
Dedi Mulyadi pun tampik jika langkah Lesti cabut laporan KDRT Rizky Billar adalah sebuah prank.
"Jika kasus berlanjut maka mau tidak mau, dia akan mempunyai suami seorang narapidana," kata Dedi Mulyadi.
"Kemudian nanti anaknya mempunyai ayah yang menjadi narapidana," tambahnya.
"Perempuan itu punya rasa, rasa tidak tega. Itu yang bisa menjadi Lesti menggerakkan hatinya untuk berdamai," tambahnya.
Permasalahan Lesti Kejora cabut laporan dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Kejora masih tetap jadi sorotan publik. Kali ini terkuak bahwa sang ayah, Endang Mulyana yang membuat laporan ke polisi terkait dugaan KDRT.
Fakta ini terkuak dari tersebarnya laporan damai Lesti Kejora ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait KDRT Rizky Billar tertanggal 13 Oktober 2022.
Baca Juga: Ditanya Warganet, Dewi Perssik Ungkap Rizky Billar Puluhan Kali Lakukan KDRT ke Lesti Kejora
Dalam laporan damai itu tertulis bahwa ayah Lesti, Endang Mulyana yang membuat laporan polisi.
"Bahwa sehubungan dengan Laporan Polisi yang dibuat oleh Ayah dari PIHAK KEDUA, maka demi memenuhi syarat sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) dan telah disepakati PARA PIHAK untuk berdamai," tulis salah satu poin dari isi surat damai tersebut.
Sontak saja isi dari perjanjian damai Lesti dan Billar ini makin membuat geram publik. Mayoritas publik bahkan berkomentar sampai ungkit soal anak durhaka.
Berita Terkait
-
Ditanya Warganet, Dewi Perssik Ungkap Rizky Billar Puluhan Kali Lakukan KDRT ke Lesti Kejora
-
Riuh Hastag Boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar di Media Sosial, KPI Masih Bungkam
-
Kang Dedi Mulyadi Dukung Lesti Cabut Laporan KDRT: Dilema Bagi Dede, Kasus Lanjut Punya Suami Narapidana
-
Setelah Pamer Tubuh Sintal di Pantai, Outfit Aura Kasih Saat Berada di Milan Bikin Netizen Salfok
-
Sambil Masak, Kang Dedi Dukung Lesti Kejora! Ngarep Ambu Anne Tempuh Jalur Damai ?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sisi Gelap Sirkus Media di Serial Dokumenter Michael Jackson: The Verdict
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun