Suara Denpasar - Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta dua periode yang juga salah satu YouTuber top di tanah air akhirnya angkat bicara terkait kasus yang membelit biduan Lesti Kejora.
Sebagai sesama warga Sunda, dia paham isi hati pencabutan laporan kekerasan rumah tangga yang dialaminya dengan pelaku suaminya sendiri, Rizky Billar.
Sambil memasak dan memotong sosis, alasan biduan dangdut tersebut mencabut laporan terbilang masuk akal.
Sebab, namanya perempuan selalu menggunakan hati dalam melangkah. "Dilema bagi Lesti. Dilemanya apa? Jika kasus berlanjut maka mau tidak mau, dia akan mempunyai suami seorang narapidana," tutur Kang Dedi.
"Kemudian nanti anaknya mempunyai ayah yang menjadi narapidana," imbuhnya.
Jadi, hemat dia, apa yang dilakukan Lesti Kejora dengan membuka pintu damai sudah tepat dan bukan sebuah prank.
Namun, sebagai publik figur dengan begitu banyaknya fans. Di sisi lain, dunia media sosial yang begitu gegap gempita di tanah air.
Tentu, semua langkah seorang bintang seperti Lesti Kejora akan menimbulkan sikap pro dan kontra. Khususnya bagi yang kontra akan langkah perdamaian tersebut bisa saja menuduh kasus KDRT ini sebuah prank.
"Perempuan itu punya rasa, rasa tidak tega. Itu yang bisa menjadi Lesti menggerakkan hatinya untuk berdamai," sebutnya.
Baca Juga: Bermodal Sendok Makan, Tujuh Tahanan Kabur Dari Sel Polsek Jatiasih Bekasi
Otomatis bagi fans yang sudah berjibaku memberikan dukungan karena dunia medsos ini layaknya dunia sepakbola.
Maka akan kecewa dan melahirkan beragam tuduhan seperti prank dan lainnya.
Demikian pernyataan bijak Kang Dedi malah banyak warganet yang menilai itu isi hatinya sendiri dan berharap sang istri, Ambu Anne juga mencabut gugatan cerainya.
"Semoga bapak dan Ambu Anne selalu bersama," tulis @Florentina Nink di kolom komentar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat