/
Minggu, 01 Januari 2023 | 16:40 WIB
ilustrasi bunuh diri_ (lensculture.com)

Lagu yang diciptakan Seress dalam waktu 30 menit itu sempat dua kali ditolak oleh perusahaan rekaman. Baru pada 1933, lagu itu diterima dapur rekaman dan kemudian diedarkan. 

Tiga tahun kemudian, komposer Amerika Bob Allen merekam lagu tersebut setelah mendapat lirik dengan bahasa Inggris yang disadur oleh Sam M Lewis dan Desmod Carter. 

Lagu ini mulai tenar setelah dinyanyikan oleh biduan jazz kenamaan Billie Holiday pada 1941. Lantas benarkah lagu ini memicu kasus bunuh diri

Dari penelusuran Stack dan kawan-kawan, dampak dari lagu Gloomy Sunday mulai terlihat pada 1936. Di tahun itu, ada 17 orang bunuh diri di Hungria setelah mendengar lagu tersebut atau menonton pertunjukan lagu Gloomy Sunday. 

Di sejumlah kasus lain, banyak orang bunuh diri dengan membawa serta piringan hitam lagu Gloomy Sunday. Kasus-kasus ini yang kemudian membuat lagu Gloomy Sunday sempat dilarang di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. 

Namun apakah pelarangan itu terkait dengan peristiwa bunuh diri di Hungaria? Peristiwa bunuh diri di Hungaria pada periode 1930-an sendiri dipicu oleh banyak faktor. 

Fakta sejarah menunjukkan saat lagu Gloomy Sunday rilis pada 1933, di dunia tengah terjadi depresi besar. Krisis ekonomi terjadi di seluruh dunia. 

Kondisi ini dimulai saat tumbangnya pasar saham Wall Street di New York pada 1929 pelan-pelan memporak-porandakan ekonomi AS, kemudian Eropa. Dari sejumlah kasus bunuh diri yang terjadi di Hungaria terungkap fakta bahwa mereka mati mengenaskan berstatus sebagai pialang saham. 

Selain karena adanya krisis ekonomi besar di Eropa, angka kematian di Hungaria juga dipengaruhi kondisi dalam negeri. Saat Gloomy Sunday rilis, angka pengaguran di Hungaria meningkat tajam, negara itu juga dipimpin oleh diktator fasis Gyula Gombos berkuasa sejak 1932. 

Baca Juga: Bobby Nasution Sambut Malam Pergantian Tahun Bersama Ribuan Warga

"Jadi ada kemungkinan bahwa gejolak politik dan krisis ekonomi saat itu berinteraksi dengan lagu Gloomy Sunday. Kondisi-kondisi penyebab bunuh diri mungkin saja memicu aksi bunuh diri beruntun," tulis Stack.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Load More