Seorang emak-emak dengan inisial REP yang diketahui asal Blitar menjadi tersangka kasus tindak pidana pengiriman pekerja migran ilegal ke Kamboja.
Kasus ini dibongkar kantor Imigrasi Kediri pada Selasa 3 Januari 2023. REP dalam aksinya membantu pendaftaran pekerja migran sejumlah WNI ke Kamboja.
Nantinya WNI yang berangkat ke Kamboja itu akan menjadi operator judi dan penipuan online.
Menurut penjelasan dari Kabid Intelejen an Penindakan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Junaed, modus dari REP ialah mengajak enam orang pemohon paspor WNI bekerja di Thailand.
Keenam orang itu kemudian dijanjikan pekerjaan sebagai customer service di sebuah perusahaan game online dengan iming-iming gaji sebesar Rp4,5-7 juta per bulan.
Namun, keenam WNI itu malah dipekerjakan sebagai operator judi dan penipuan online di Kamboja.
“REP memberikan data yang tidak sah atau keterangan tidak benar, dengan memperoleh dokumen perjalanan bagi orang lain, dan diketahui ratusan pekerja migran WNI sudah terjadi penyekapan terkait penipuan online di Kamboja,” kata Junaed mengutip dari Satukanal (Jaringan Suara.com).
Dijelaskan Juned, bahwa dari hasil penyelidikan REP membantu mendaftarkan antrian online M-Paspor di Kantor Imigrasi Kediri, dengan menyiapkan dokumen persyaratan.
Dari hasil penyidikan tindak pidana keimigrasian ini, penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya berkas permohonan paspor enam orang, paspor, handphone, dua SIM card dan KTP milik tersangka REP.
Baca Juga: IU dan Lee Jong Suk Kompak Tulis Surat untuk Fans, Manis dan Bikin Baper!
Berita Terkait
-
Dokumen Naturalisasi Sudah Ditandatangani Jokowi, Shayne Pattynama Tak Lama Lagi Resmi Berseragam Timnas Indonesia
-
Piala AFF 2022: Tak Ada Lagi Kamboja yang Jadi Lumbung Gol di Asia Tenggara
-
Pelatih Thailand Puji Kamboja Sampai Disebut Seperti Peserta Piala Dunia
-
5 Tim yang Dipastikan Gagal ke Semifinal Piala AFF 2022, Ada Lawan Vietnam Malam Ini
-
Hasil Piala AFF 2022: Habisi Kamboja di Laga Pamungkas, Thailand Juara Grup A
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Fadia Arafiq Dulu Kerja Apa? Jadi Bupati Pekalongan Makin Kaya, Kini Ditangkap KPK
-
Cerita Warga Desa Wunut Klaten Dapat THR dari Pemdes, Buat Beli Baju dan Kue Lebaran
-
6 HP Baru yang Meluncur Maret 2026, dari Honor Robot Phone hingga POCO X8 Pro
-
Pajak Kendaraan Turun Drastis Khusus Kendaraan Ini di 2026, Diskon Gede-gedean
-
Dugaan Pelecehan Berujung Pengeroyokan Mahasiswa Undip, Kampus Tolak Main Hakim Sendiri
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Senjata Mainan 'Omega' Telan Korban Warga Makassar: Ibu dan Anak Sudah Kena Mata
-
Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
-
Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya