Belakangan permainan lato-lato kembali viral. Tua muda, anak kecil hingga orang dewasa asyik memainkan permainan yang di era 90-an itu sempat tenar.
Baru-baru ini viral video aksi unjuk skill memainkan lato-lato oleh seorang perempuan dewasa. Aksinya ini direkam oleh seorang anak kecil.
Sangat tengah asyik memainkan lato-lato, aksi si perempuan itu diluar kendali. Lato-lato yan ia mainkan terlepas dan terlempar.
Nahas bagi si bocah perempuan yang merekam, lato-lato itu terlempar dan mengenai tepat di kepalanya. Pada postingan yang diunggah akun Instagram @memomedsos, terlihat bagaimana kondisi kepala si bocah yang benjol besar.
Sontak saja video tersebut membuat banyak netizen menyampaikan pendapat mereka soal permainan lato-lato ini.
Ada netizen yang bahkan meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk haramkan permainan ini. Hal ini lantaran lato-lato dianggap lebih banyak merugikan seperti yang dialami bocah di postingan tersebut.
"Saya sangat berharap sekali, semoga MUI mengharamkan permainan ini. Karena banyak mudarat nya, suara bising apalagi dilakukan gerombolan anak2, bisa menyebabkan benjolan & rumah kaca pecah apabila dilakukan yang belum pro," tulis akun @yos***
"Permainan gak bermanfaat," timpal akun lainnya.
"Sudah kuduga.... Mainan ini sempat ngetrend dijaman 80 - 90an, benjol atau luka bagian dari pelajaran konsekuensi atas permainan ini," unggah netizen lainnya.
Baca Juga: Ngeri! Viral Video Jerit Ketakutan Warga Makassar Saat Terjang Ombak Besar di Lautan
Lato lato merupakan permainan yang mempertemukan dua bandulan berbentuk bola yang terbuat dari plastik polimer.
Dua bola tersebut tersambungkan dengan tali. Lalu, bola tersebut dibenturkan dan menghasilkan suara “klak-klak-klak”
Berita Terkait
-
Akhirnya Terkuak! Kedai Es Krim Viral Mixue Akui Belum Lolos Proses Sertifikasi Halal
-
Rozy Bantah Tuduhan Berhubungan Intim dengan Ibu Mertua, Norma Risma Bakal Dipenjarakan
-
4 Fakta Ibu Eny: Depresi dan Hidup Puluhan Tahun di Rumah Mewah Terbengkalai
-
Sempat Bikin Bingung Warganet, Ayah Fajar Sad Boy Berikan Klarifikasi
-
Deretan Prank Laporan Palsu ke Polisi: dari Disetrum Padahal Korban Open BO sampai Suami Hilang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Inara Rusli Diduga Sindir Istri Sah Insanul Fahmi, Bahas Cadar dan Nafkah
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores
-
Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Berikut Panduannya
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat
-
Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..
-
Dari Jeruji ke Iqomah