Fenomena peti mati bergerak di sebuah gereja, arwah penasaran atau anomali alam? Kisah misteri ini tercatat terjadi kira-kira dua abad lampau.
Fenomena peti mati bergerak ini bukan terjadi di Indonesia namun bertempat di sebuah Kepulauan Karibia, Samudera Atlantik, tepatnya di Barbados.
Cerita misteri ini berawal dari sebuah kuburan yang bertempat di perkubran sebuah gereja Katholik. Misteri ini mulai berkembang dari mulut ke mulut di Barbados sejak 9 Agustus 1812.
Semua cerita itu berawal saat lemari besi yang berisis peti mati milik tuan tanah kaya bernama Kolonel Thomas Chase dibuka.
Saat lemari besi itu dibuka, peti mati yang harusnya berada di dalam sudah tidak ada. Di dalam lemari besi itu tidak hanya berisi peti mati milik Chase namun juga dua peti mati yang berisi anak Chase.
Ketiga peti mati itu sudah tidak ada di lemari besi. Lantas berada di mana peti mati tersebut? ketiga peti mati itu ditemukan di sebuah ruang bawah tanah kecil, tak jauh dari lemari besi berada.
Sekilas soal Chase. Ia adalah tuan tanah yang dikenal kejam pada budak-budaknya.
Makam itu digunakan keluarga Chase pertama kali untuk memakamkam Mary Anna Maria Chase, putrinya berusia 2 tahun yang meninggal dunia dan dimakamkam pada 22 Februari 1808.
Lalu jenazah Dorcas Chase, putri tertua Thomas, juga ditempatkan dalam peti mati dan dimakamkan pada 6 Juli 1812. Sebelun setelahnya, Chase meninggal dunia dan dimakamkan di lokasi sama.
Baca Juga: Viral Video Mama Muda yang Buka Rental PS, Pelaku Pencabulan Bocah? Netizen: Kaya Uler Keket
Bagi sebagian orang mungkin cerita ini memang seperti khayalan semata. Namun seperti dikutip dari laman resmi negara Barbados, barbados.org, cerita ini terus berkembang jadi satu kepercayaan masyarakat setempat.
Hal ini lantaran setelah empat tahun setelahnya, ketiga peti mati itu kembali berpindah ke lokasi sama. Padahal sebelumnya, ketiga mati itu sudah kembali ditempatkan ke dalam lemari besi.
Peti mati itu terus berpindah ke ruang bawah tanah kecil tanpa tahu penyebabnya. Pada tahun 1819, Gubernur Barbados Lord Combermere bahkan sampai menambahkan beton dan segel untuk menutup pintu lemari besi saat ketiga peti itu kembali di masukkan ke dalamnya.
Lord Combermere terpaksa turun tangan karena isu soal supranatural ialah hal sensitif bagi orang Barbados yang taat beragama.
Satu tahun kemudian, ketika lemari besi itu dibuka, sekali lagi peti mati dalam keadaan berantakan dan sudah berpindah tempat.
"Setelah mendapat fenomena seperti ini, keluarga ahli waris dan pihak berwenang akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan peti mati dari lemari besi dan menguburkan ketiganya secara terpisah. Semenjak saat itu, ketiga peti mati itu tidak kembali berpindah," tulis laman resmi Barbados.
Berita Terkait
-
Viral Video Mama Muda yang Buka Rental PS, Pelaku Pencabulan Bocah? Netizen: Kaya Uler Keket
-
Pasca Viral karena Dianggap Tempelkan Payudara, Talpav Kembali Eksis dengan Video seperti Ini
-
Fakta Tak Terduga Paul Partohap, Suami Gita Savitri yang Lagi Viral, Ternyata Seorang...
-
Profil Gitasav yang Viral karena Sebut Tak Punya Anak Bikin Awet Muda, Ngamuk Didoakan Punya Anak
-
Viral Video Murid SMK Ngamuk Ditegur karena Datang Telat, Netizen: Omongan Gurunya Juga Nyakitin
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Izin SMK IDN Boarding School Dicabut, Terkuak Masalah PBG di Balik Keputusan Drastis Dedi Mulyadi
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Simpul Maut Hiroshima: Satir Ilmuwan Bom Atom dalam Buaian Kucing
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Mantan Wakil Ketua DPRD Bogor, Hj. Saptariyani Meninggal Dunia
-
Brongkos Yogyakarta, Hidangan Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran