Seorang pria paruh baya dengan mengenakan baju batik lengan panjang jadi trending setelah rela merogoh kocek Rp500 juta untuk bayarin suara dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Momen ini terekam dan diunggah di akun resmi TNI AD, @tni_angkatan_darat. Dalam postingan itu dijelaskan bahwa pria paruh baya itu mengeluarkan uang setengah miliar untuk kemudian disambungkan ke Yayasan Kanker Payudara Indonesia.
"Tidak Disangka Lagu Kasad Dibeli 500 Juta, Hasilnya Disumbangkan Ke Yayasan Kanker Payudara Indonesia," tulis caption unggahan akun Instagram Angkatan Darat.
Dalam video itu, si pria paruh baya itu mengatakan bahwa sebenarnya sang istri yang kagum dengan kemampuan bernyanyi dari Jenderal Dudung.
"Boleh ya suaranya saya beli ya?" ucap pria tersebut dalam video.
"Istri saya yang beli ya. Istri saya nih pembeli, tapi disumbangkan pak ya untuk Yayasan Kanker Payudara Indonesia," tambahnya.
Tak berselang lama, istri dari pria tersebut kemudian ikut berbicara.
"Suara pak Dudung kita beli Rp500 juta," kata pria paruh baya tersebut.
Postingan ini pun banyak mendapat respon positif dari netizen.
Baca Juga: Ingin Jadi Pegawai LPSK seperti Mbak D yang Viral, Berikut Syaratnya, Tyna Ratu Minat Gabung?
"Masyallah suara pak.kasad," tulis salah satu akun.
"Semakin bangga dan cinta. bapak Kasad," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Ingin Jadi Pegawai LPSK seperti Mbak D yang Viral, Berikut Syaratnya, Tyna Ratu Minat Gabung?
-
Meski Sudah Klarifikasi Soal Mbak LPSK yang Trending, Tyna Ratu Masih Panen Hujatan: Jangan Ngaku-ngaku Makanya
-
Usai Putus dari Thariq, Nama Fuji Langsung Trending Topik di Twitter: Dari Mereka Kita Belajar...
-
Niluh Djelantik 'Labrak' Wanita Rambut Pirang yang Diduga Lecehkan Pura di Bali
-
Seorang Maling Motor Kepergok Warga Saat Bobol Kunci Kontak di Kalideres
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu