Oknum polisi dengan inisial MF alias I yang bertugas di Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota dituding melakukan penganiayaan kepada mantan pacaranya di salah satu kamar hotel Kota Bandung.
Kasus dugaan penyiksaan yang diduga dilakukan oknum polisi ini trending di laman sosial media Twitter. Akun Twitter @txtdaribandung unggah thread yang menjelaskan peristiwa kekerasan terhadap korban.
"TW//Darah/Kekerasan. Pelaku oknum polisi," cuit akun tersebut disertai dengan sejumlah foto, termasuk foto korban dengan kondisi berlumuran darah.
Dari tangkap layar pada unggahan tersebut dijelaskan bahwa korban ribut dengan pelaku.
"Ini teman di bandung fit, dia berantem sama pacarnya/mantannya gt disayat tangannya trus dipukulin di siksa. YaAllah ami-amit laki2 jaman skrg parah2," tulis akun pada tangkapan layar tersebut.
Pada unggahan selanjutnya juga disertai penjelasan bahwa pelaku ialah oknum polisi.
"Si cowo itu polisi dan ngelak jd agak susah,"
Pada unggahan berikutnya, terdapat tangkap layar Instastroy akun Instagram @aridanuraini yang menjelaskan kronologis sementara kasus tersebut.
Dalam penjelasannya, korban diminta oleh pelaku untuk melakukan bunuh diri. Pelaku mengancam akan membunuh korban jika tak melakukan hal tersebut.
"Maaf gak bisa bales satu persatu. Menurut informasi sebenarnya dari korban dan teman-temannya di bandung, korban di paksa melakukan percobaan bunuh diri kalau tidak dia yang akan dibunuh oleh pelaku,"
"Korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepala dan terkena pembuluh darah di tangan, setelah berdarah darah kemudian korban di pukul oleh pelaku dan pelaku pergi meninggalkan korban di tempat kejadian,"
Kasus ini pun membuat sejumlah warganet menuliskan komentar pedas yang menyoroti kelakuan oknum polisi tersebut.
"Oknum kalau dikumpulin jadi mabes oknum," cuit salah satu akun Twitter.
"Sedih sih citra @DivHumas_Polri sebegitunya di mata rakyat. Tapi mau bagaimana, terlalu banyak oknum. Bisa direset saja gak? @jokowi @mohmahfudmd @ListyoSigitP," cuit akun lainnya.
Masih banyak cuitan netizen yang memberikan kritik pedas terkait kasus ini. Mayoritas mereka menyayangkan kasus seperti ini kembali terjadi dan makin memperburuk citra kepolisian.
Berita Terkait
-
Biadab! Oknum Polisi Diduga Siksa Mantan Pacar, Korban Disuruh Bunuh Diri, Kasusnya Trending di Twitter
-
Pria yang Curi Mobil Abang Kandung Ditangkap, Sempat Heboh karena Dibawa Oknum Polsek Pantai Cermin
-
Jumlah Kekerasan Mantan Pacar dan Kekerasan dalam Pacaran Meningkat, Komnas Perempuan: Karena Interaksi Medsos
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat
-
Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha
-
Bahlil Lahadalia Kurban Sapi di Riau, Bobotnya Gak Nanggung-nanggung
-
Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Plang Larangan Membuang Sampah Sembarangan: Masihkah Jadi Solusi Efektif?
-
Sinopsis Polar: Niat Pensiun Pembunuh Bayaran Diganggu Mantan Bos, Masih Layak Tonton di Netflix