/
Kamis, 16 Maret 2023 | 20:43 WIB
Komentar guru SMK Telkom Sekar Kemuning ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang berujung pemecatan. (tangkap layar)

7. Pangéstu, atau Damang
Pangéstu atau Damang memiliki arti sehat. Kata ini amat sering muncul di awal percakapan, terutama saat baru berjumpa kembali setelah sekian lama.

8. Nuhun
Nuhun berarti terima kasih.

9. Atos atau Parantos
Dalam Bahasa Indonesia, atos atau parantos artinya sudah.

10. Leres
Leres memiliki arti betul. Kata ini dapat berdiri sendiri atau digabungkan seperti "leres-leres".

11. Badé atau Seja
Badé atau seja memiliki arti mau atau akan. Kata ini merupakan salah satu yang paling sering diucapkan oleh masyarakat Sunda.

12. Budak atau Murangkalih
Budak atau murangkali memiliki arti anak. Biasanya, digunakan dengan konteks anak yang masih kecil.

13. Sadaya
Dalam Bahasa Indonesia, sadaya berarti semua. Biasanya orang Sunda menambahkan imbuhan "na" di belakangnya agar artinya menjadi "semuanya"

14. Kedah
Kedah memiliki arti harus. Kata ini merupakan versi lemes dari kudu.

15. Bantun atau Candak
Bantun atau candak memiliki arti bawa. Bantun biasanya diucapkan ketika konteksnya adalah diri sendiri, sedangkan candak diucapkan ketika subjeknya adalah orang lain.

Baca Juga: Trending Video Wanita Joget yang Diburu Warganet di Twitter, Banyak Dugaan yang Bikin Geleng Kepala

16. Hilap
Hilap memiliki arti lupa. Kedua kata ini merupakan versi lemes dari poho.

17. Damel
Damel berarti kerja. Dalam Bahasa Sunda Kasar, damel biasa diganti dengan kata gawé.

18. Dangu
Dalam Bahasa Indonesia, dangu artinya dengar.

19. Janten
Janten memiliki arti jadi. Meski sering diucapkan, banyak orang kurang familiar dengan kata ini lantaran kata jadi dalam Bahasa Sunda kasar juga jadi.

20. Tiasa
Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, tiasa berarti jadi.

Load More