News / Nasional
Selasa, 02 Juni 2026 | 21:43 WIB
Anggota DPR Irma Suryani Chaniago. [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Pemerintah secara resmi mengganti Kepala Badan Gizi Nasional dari Dadan Hindayana kepada Nanik S. Deyang pada Juni 2026.
  • Pergantian pimpinan dilakukan untuk meningkatkan kontrol, kualitas layanan, dan memastikan tercapainya target utama Program Makan Bergizi Gratis.
  • Irma Suryani Chaniago menekankan pentingnya kepala lembaga fokus menjalankan tugas utama sesuai mandat yang ditetapkan oleh Presiden RI.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menilai digantinya Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan hal yang wajar.

Menurutnya, pencopotan Dadan yang kemudian digantikan oleh Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, dilakukan demi memastikan tujuan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat tercapai.

"Pengantian yang wajar, agar kontrol dan peningkatan kualitas SPPG jauh lebih baik dan tujuan MBG tercapai," kata Irma saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/6/2026).

Saat ditanya apakah Komisi IX DPR memandang pergantian Dadan berkaitan dengan sorotan terhadap pernyataannya mengenai rencana MBG untuk anak sekolah Indonesia di Arab Saudi yang sempat menimbulkan polemik, Irma menjawab secara diplomatis.

Irma menegaskan bahwa dirinya sejak awal sudah mengingatkan agar Kepala BGN fokus pada tugas utamanya dan tidak membahas persoalan di luar lingkup program.

"Saya kan sudah wanti-wanti dari awal, focus saja ke program MBG untuk anak sekolah, balita dan ibu hamil, nggak usah melebar kemana-mana," ujarnya.

Kepala BGN Dadan Hindayana. [Antara]

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai sosok Nanik sebagai pengganti Dadan, Irma berharap kepemimpinannya dapat membawa perbaikan.

"Inshaa Allah harus lebih baik lagi, focus dan capai target pemenuhan gizi sesuai target presiden," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah secara mengejutkan melakukan perombakan signifikan pada struktur kepemimpinan lembaga yang mengelola program strategis nasional tersebut.

Baca Juga: Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan Presiden RI terkait Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah itu diambil setelah adanya proses pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga yang relatif baru tersebut dalam menjalankan mandat utamanya.

Load More