Nama pemain Indonesia Althaf Fawwaz Khan tengah jadi buah bibir. Ia disebut-sebut jadi pemain Indonesia yang tengah berkarier di akademi La Masia, Barcelona. Namun benarkah Althaf bermain di akademi yang lahirkan megabintang Lionel Messi tersebut?
Melansir dari postingan akun Instagram @futboll.indonesia disebutkan bahwa Althaf kelahiran Bandung dan tidak berstatus pemain keturunan.
Namun, Althaf disebutkan tinggal dan menjalani karier di Amerika Serikat. Althaf Fawwaz Khan kelahiran Bandung pada 7 Juli 2007.
Saat ini ia masih berstatus sebagai murid di Arizona State University Preparatory. Ia baru lulus dari sekolah itu pada 2026 mendatang.
Althaf diketahui memiliki tinggi badan 175 cm dengan berat badan 62 kg. Sebelum disebut berlatih di akademi La Masia, Althaf menjadi bagian dari Rolla Knights, salah satu klub sepak bola amatir di St Louis, Amerika Serikat.
Di klub itu, Althaf melakoni peran sebagai gelandang bertahan. Ia bermain di Rolla dari 2017 hingga 2019.
Setelah itu ia ikut Montana Olympic Development Program pada 2019 hingga 2021. Di program sepak bola untuk anak-anak di Ameriak Serikat itu, Althaf bermain sebagai gelandang sentral.
Pada 2020, ia disebut bergabung ke Billings United, Amerika Serikat. Baru pada 2021, ia terdaftar di Barca Residency Academy. Di sini, ia memainkan peran sebagai bek dan gelandang bertahan.
Lantas apakah Barca Residency Academy ialah La Masia, akademi resmi klub Barcelona?
Dikutip dari laman resmi mereka, Barca Residency Academy merupakan bagian dari klub Barcelona. Ia menjadi akademi tersendiri dan tidak terkait dengan La Masia.
Pusat dari Barca Residency Academy USA berada di Grande Sports World. Akademi ini jadi satu-satunya yang berafiliasi dengan Barcelona di Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Pelatih Bima Sakti Panggil 34 Pemain untuk Persiapan Timnas Indonesia U-17, Berikut Daftarnya
-
Shayne Pattynama Tanggapi Kabar Bakal Dilepas Viking FK, Tetap Main di Eropa atau ke Indonesia?
-
Profil Ismed Sofyan, Eks Bek Timnas Indonesia Kini Masuk Skuad Bekasi FC di Usia Hampir 50 Tahun
-
Pratama Arhan Jarang Main, Pelatih Tokyo Verdy Ternyata Juga Pernah Matikan Karier Irfan Bachdim di Jepang
-
Berikut 3 Negara yang Bisa Persulit Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan