Video akun Youtube Persib Pedia dengan judul "BI*DAB! Bobotoh Jadi Kambing Hitam Kerusuhan, Tobi Singgung The Jak Mania~Hodak Bilang Begini!" memuat disinformasi seputar kericuhan yang terjadi di laga Persija vs Persib akhir pekan lalu.
Pengunggah video seolah-olah membuat penonton percaya bahwa pendukung Persib yang bisa disebut bobotoh menjadi kambing hitam kerusuhan hingga ditikam dari belakang secara tidak manusiawi di Stadion Patriot.
Video tersebut juga unggah gambar pelatih Persib Bojan Hodak, foto wajah ketua Viking Tobias Ginanjar hingga cuplikan gambar kerusuhan yang terjadi di Stadion Patriot.
"Tikam dari belakang. Dihabisi secara tak manusiawi hingga kondisinya sangat mengenaskan," tulis narasi pada thumbnail.
Keterangan:
Video berdurasi 5 menit 56 detik itu menampilkan narasi pada judul dan thumbnail yang bisa memicu kesalahan informasi bagi para penonton.
Video menampilkan sejumlah klip pendek yang viral di laman sosial media pasca pecah kericuhan usai laga Persija vs Persib di Stadion Patriot.
Akan tetapi yang bisa memicu disinformasi di konten tersebut ialah penggunanan narasi 'tikam dari belakang' dan 'dihabisi'
Faktanya, memang sempat terjadi kericuhan atau baku pukul antar suporter di Stadion Patriot. Namun yang terjadi bukan terhadap pendukung Persib alias bobotoh.
Baca Juga: Thomas Doll Resmi Dinonaktifkan, Dipecat Persija Usai Laga Lawan Persib?
Sejumlah aksi kekerasan di Stadion Patriot terjadi antar suporter Persija. Serta satu orang yang disebut pedagang cuanki, faktanya korban bukan berprofesi sebagai pedagang cuaki.
Perihal sejumlah suporter Persib yang nekad hadir ke stadion dan alami kekerasan sampai saat ini belum terdapat informasi yang valid dan terverifikasi.
Di dalam video, justru terdapat potongan klip saat sejumlah Jakmania yang membawa keluar seseorang diduga pendukung Persib atau Bobotoh.
Kesimpulan:
Penggunaan kata 'tikam dari belakang' dan 'dihabisi' pada judul video akun Youtube PERSIB Pedia bisa menimbulkan disinformasi para penonton dan berujung pada penyebaran berita bohong alias hoax.
Berita Terkait
-
Thomas Doll Resmi Dinonaktifkan, Dipecat Persija Usai Laga Lawan Persib?
-
Breaking News! Nonton Laga PSIS vs Persib, Ketum VPC Tobias Ginanjar Disanksi Komdis PSSI
-
Baru Punya 'Napas' Perbaiki Tim, Bojan Hodak Soroti 6 Pemain Persib Dipanggil Timnas
-
Cuma Main Delapan Menit di Laga Persija vs Persib, Ini Kondisi Terkini Riko Simanjuntak
-
8 Pemain Diboyong Shin Tae-yong saat Persija Lagi Paceklik Kemenangan, Respon Thomas Doll Ini Beda Banget
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring