/
Kamis, 14 September 2023 | 22:15 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi saat memberikan keterangan pers terkait Liga 2 2022/2023 yang dihentikan (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Pelatih tim U-24 Indonesia, Indra Sjafri mengaku sadar bahwa pertandingan di Asian Games ke-19 di Cina bukan termasuk dalam agenda FIFA. 

Jelang Asian Games ke-19 di Hangzhou, Cina, Indra Sjafri 22 pemain. Timnas Indonesia U-24 sendiri berada satu grup dengan Korea Utara, Kirgistan, dan Taiwan. 

Pada laga pertama Indonesia akan melawan Kirgistan (19/9), lalu Taiwan (21/9), dan Korea Utara (24/9). Skuad Garuda akan berangkat pada Jumat (15/9) malam besok ke Tiongkok. 

Kondisi ini pun membuat sejumlah pelatih klub keberatan dengan pemanggilan pemain mereka apalagi saat ini kompetisi BRI Liga 1 sedang memasuki pekan krusial. 

Indra Sjafri yang sadar bahwa Asian Games bukan agenda FIFA berharap ada win win solution mengenai polemik ini. 

"Kami telah melakukan pembicaraan dengan pelatih klub-klub di Indonesia. Negosiasi itu juga berjalan baik dan kita membawa 22 pemain,"

"Kami menyadari Asian Games bukan agenda FIFA. Itu sebabnya kami mengambil langkah terbaik berdiskusi dengan pelatih-pelatih klub untuk mencari win win solution," kata Indra Sjafri. 

Sementara itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan bahwa Timnas Indonesia U-24 sangat membutuhkan pemain yang dipanggil. Ia pun berikan solusi dengan para pemain menyusul setelah membela klub. 

"Tetapi, timnas Indonesia juga membutuhkan pemain-pemain tersebut untuk segera bergabung. Solusinya akan ada pemain yang menyusul untuk bergabung ke Tiongkok setelah bertanding bersama klub mereka di akhir pekan ini, " kata Yunus Nusi. 

Baca Juga: Timnas U-23 Dipastikan Lolos, AFC Umumkan 16 Tim Piala AFC U-23 2024: Malaysia Beruntung, Iran Buntung

Yunus pun menyadari itu solusi terbaik, meskipun untuk recovery setelah bermain di Liga 1 butuh waktu.

Load More