Suara.com - Carson Yeung, pengusaha asal Hongkong dan pemilik klub liga Inggris, Birmingam City terancam hukuman 14 tahun penjara apabila terbukti bersalah dalam kasus pencucian uang. Dalam dua tahun terakhir, kasus pencucian uang yang diduga melibatkan Yeung sudah ditangani pengadilan.
Yeung (53 tahun) sudah membantah semua dakwaan tersebut. Ia dikenai lima dakwaan praktik pencucian uang sebesar 93 juta dolar Amerika atau sekitar Rp1 triliun dan berusaha untuk menghentikan kasus ini.
Yeung ditangkap di salah satu kota di Cina pada Juni 2011. Penangkapan itu membuat singgasananya sebagai salah satu orang terkaya di Hongkong terancam hancur.
Jaksa penuntut menuding, ada dana sebesar Rp1 triliun yang masuk ke rekening Yeung pada periode 2001 hingga 2007. Berdasarkan UU di Hongkong, pelaku tindak pidana pencucian uang bisa dihukum maksimal 14 tahun penjara apabila terbukti bersalah di pengadilan.
Selama menjalani persidangan, Yeung dan kuasa hukumnya memberikan gambaran yang berbeda tetang bagaimana dia mendapatkan kekayaan dalam jumlah besar. Yeung mengungkapkan, dia mengumpulkan uang jutaan dolar Amerika dari pasar modal, bisnis patungan di Cina daratan dan juga perjudian.
Selain itu, Yeung mengungkapakan, dia mendapat pemasukan 20 juta dolar Hongkong sebagai enata rambut antara 1989 hingga 1994, ketika dia membuka lima salon di hotel, termasuk di hotel bintang lima, Peninsula Hotel. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang
-
Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara
-
Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?
-
Mengenal Profil Febrie Adriansyah, Sosok Jampidsus Kejagung yang Ramai Dibahas
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak