Video / News
Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:34 WIB

Suara.com - Nama Febrie Adriansyah kembali menjadi perhatian di tengah berkembangnya penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang tengah ditangani aparat kepolisian.

Febrie Adriansyah lahir di Jakarta pada 19 Februari 1968. Meski lahir di ibu kota, masa kecil hingga menyelesaikan pendidikan menengah dijalani di Provinsi Jambi.

Setelah lulus sekolah menengah atas, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Jambi hingga memperoleh gelar Sarjana Hukum.

Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut di Universitas Airlangga, Surabaya, tempat ia meraih gelar Magister Hukum dan Doktor Ilmu Hukum.

Mengawali karier sejak 1996, ia sempat menduduki posisi strategis sebagai Direktur Penyidikan yang menangani kasus megakorupsi sebelum resmi dilantik jadi Jampidsus pada 2025.

Namun, namanya sempat menjadi sorotan setelah dilaporkan ke KPK oleh Koalisi Sipil Masyarakat Antikorupsi atas empat dugaan pelanggaran hukum pada Maret 2025.

Di sisi lain, LHKPN KPK mencatat lonjakan drastis pada harta kekayaannya yang meningkat tiga kali lipat menjadi Rp18,2 miliar lebih sejak tahun 2023.

Selengkapnya dalam video ini. 

Load More