Suara.com - Tim pemimpin klasemen sementara Serie A Italia, Juventus, akhirnya harus merasakan kekalahan dari pesaingnya di posisi ketiga, Napoli. Bermain di Stadion San Paolo, markas Napoli, Minggu (30/3/2014) waktu setempat, Juve ditaklukkan tuan rumah dengan skor 2-0.
Napoli sendiri mengawali pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi, serta langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Sementara Juventus awalnya hanya coba meladeni dengan pola permainan biasa, sembari sekali juga berusaha menekan pertahanan Napoli.
Setelah beberapa peluang yang sama-sama gagal dari kedua kubu, Napoli yang sedikit lebih banyak menguasai bola di awal babak ini, akhirnya mendapatkan hasil pada menit ke-37. Sebuah umpan silang mengarah ke kotak penalti Juve oleh Lorenzo Insigne, bisa dikonversi dengan baik oleh Jose Callejon yang lolos dari jebakan offside, menjadi gol pembuka.
Usai kebobolan, Juve pun langsung berusaha bangkit. Berkali-kali tim asuhan Antonio Conte ini kemudian coba lebih banyak menekan pertahanan Napoli, namun gol balasan tak kunjung bisa didapatkan. Skor 1-0 untuk Napoli pun bertahan sampai datangnya waktu jeda.
Memasuki babak kedua, Juve pun kembali coba mengejar ketertinggalan mereka melalui berbagai variasi serangan. Ditambah kemudian dengan penerapan sejumlah strategi berbeda, termasuk dengan mengganti satu-persatu pemainnya mulai dari menit ke-53 hingga 69. Di antara yang coba dimasukkan adalah Claudio Marchisio dan Mirko Vucinic.
Namun, justru adalah salah satu pemain pengganti Napoli yang masuk di menit ke-79, yang kemudian membawa perubahan nyata. Meski tim asuhan Rafael Benitez itu terhitung hanya sesekali merepotkan pertahanan Juve di babak ini, tetapi gol tambahan akhirnya justru didapatkan di menit ke-81 lewat Dries Mertens, memanfaatkan bola dari Goran Pandev.
Sisa pertandingan pun kemudian diwarnai sebagian besarnya oleh upaya keras Juve untuk terus menekan Napoli yang dengan gigih bertahan. Hingga akhirnya pertandingan usai dengan skor tetap 2-0 bagi tuan rumah, dan Juve pun harus rela tak mendapatkan poin apa pun dari laga ini.
Kemenangan ini tidak mengubah posisi Napoli, masih di peringkat ketiga, namun kini dengan capaian poin 64 dari 31 pertandingan. Sementara Juve yang juga sudah memainkan 31 laga, tetap di atas dengan raihan 81 poin. AS Roma yang pada Minggu juga menang atas Sassuolo, pun masih membuntuti Juve dengan poin 70, namun dengan keunggulan satu pertandingan di tangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Shayne Pattynama Pilih Gabung ke Persija, Kapten Persib Bandung Bilang Begini
-
Bojan Hodak Buka Suara Soal Pertemuan dengan Layvin Kurzawa di Bandung
-
Melissa Chovet, Sosok Wanita Cerdas di Balik Layvin Kurzawa Calon Bek Anyar Persib
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Rekap Bursa Transfer BRI Super League: Persija Jor-joran, Persib Kapan Umumkan Kurzawa?
-
Paulo Ricardo Bongkar Gaya Mainnya, Persija Jakarta Dapat Bek Modern
-
Dikontrak Persija 2,5 Tahun, Begini Statistik Gacor Shayne Pattynama di Liga Thailand
-
Prediksi Skor Bournemouth vs Liverpool: The Reds Cari Kemenangan Perdana Liga Inggris di 2026
-
Taktik Jitu Chivu, Federico Dimarco Jadi Kunci Pesta Gol Inter Milan
-
Sheringham Sindir Roy Keane soal Carrick, Disebut Frustasi Tak Ditunjuk Jadi Pelatih MU