- Bos Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, merasa risih dengan sebutan APBD FC bagi timnya di media sosial.
- Dukungan sponsor Persija datang dari BUMD Jakarta seperti TransJakarta, PAM Jaya, Bank Jakarta, dan MRT Jakarta.
- Kolaborasi ini bertujuan mendukung visi Gubernur Jakarta memperkenalkan Persija sekaligus mempromosikan layanan BUMD terkait.
Suara.com - Bos Persija Jakarta Mohamad Prapanca buka suara usai timnya ramai di sosial media disebut APBD FC. Ia mengaku risih sehingga buka suara.
Persija di Super League 2025/2026 musim ini memang disokong sejumlah perusahaan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta. Oleh sebab itu tak sedikit yang menganggap Macan Kemayoran disokong dari APBD.
Sejumlah perusahaan BUMD yang sponsori Persija adalah TransJakarta, PAM Jaya, Bank Jakarta, dan MRT Jakarta. Menurut Prapanca, hadirnya mereka bukan cuma-cuma saja.
"Agak risih juga ya dengarnya dan saya nggak tahu itu buzzer atau memang itu suporter Persija, atau provokator gitu ya," kata Prapanca di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/2025).
"Tapi ya balik lagi, karena kelemahan kita di filterisasi digital, jadi semua orang wes seenak udelnya dewe omong gitu di sosial media. Anyway, saya bisa jelaskan terkait dengan apa yang kolaborasi dengan pihak Pak Gubernur, dalam hal ini," jelasnya.
Prapanca menjelaskan ini merupakan bagian dari kolaborasi sebagai bagian dari tujuan Gubernur Jakarta Pramono Anung sejak pertama kali dilantik. Disebut Prapanca, ia ingin menjadikan Jakarta lebih Persija.
"Setelah itu saya dipanggil gitu, saya dipanggil oleh Pak Gubernur. Apa yang bisa dikolaborasikan? Karena kita waktu pas sudah dilantik, bukan serta merta kita tau-tau dapat sponsor," jelasnya.
"Nah, sampai akhirnya mungkin rapat internal di Balai Kota ditentukanlah sekian perusahaan. Bank Jakarta, PAM Jaya, MRT, TransJakarta," ia menjelaskan.
Dikatakan Prapanca, nama-nama yang sokong Persija bukan asal pilih saja. Seperti contohnya PAM Jaya, perusahaan air minum yang belum banyak diketahui masyarakat.
Baca Juga: Tertinggal 6 Poin dari Persib, Orang Dalam Ungkap Jurus Jitu Persija Juara Musim Ini
"Itu terkait PAM. Saya harus jelasin detail ini, biar nanti para stakeholder termasuk apa namanya, dewan pengawas dari masing-masing BUMD ini juga bisa melihat ini. Gitu. Itu kan ada BPKP, ada BPK, ada Irjen dan lain-lain," terangnya.
"Nah kedua, Bank Jakarta. Jadi Pak Gubernur mengubah rebrand Bank DKI. Ada yang tahu nggak saat itu tiba-tiba ada Bank Jakarta. Bank DKI ke mana? Di dalam anggarannya itu ada anggaran promosi, rebranding gitu."
"Berpikiranlah kita punya salah satu pilar Jakarta yang namanya Persija yang cukup dikenal se-antero Jakarta dan nasional. Gitu. Cukup kasih Persija apa namanya anggaran tertentu, naik sendiri. Menang Bank Jakarta, kalah Bank Jakarta, seri Bank Jakarta. Main di kota Solo, main di Bandung, main di mana, Bank Jakarta. Gitu."
Begitu juga dengan sponsor lain seperti TransJakarta dan MRT Jakarta. Tujuannya adalah semakin mengenalkan transportasi umum melalui Macan Kemayoran.
"Di media sosialnya Persija, itu dibuatlah program promosi. Gitu, konten-konten terkait MRT dan lain-lain. Diambil spot-spot terbaik untuk mungkin menjadi instagramable spot-spot tertentu, atas aset-asetnya MRT," jelasnya.
"Begitu juga TransJakarta. TransJakarta itu adalah bentuk untuk promosi. Bentuk promosi, apa namanya, untuk menyampaikan programnya dan untuk menyampaikan progress-nya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tertinggal 6 Poin dari Persib, Orang Dalam Ungkap Jurus Jitu Persija Juara Musim Ini
-
Jadi Klub Terbanyak Sumbang Pemain di Timnas Indonesia, Bos Persija Ogah Sombong
-
Kejutan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, John Herdman Contek Taktik Pelatih Persija
-
Ogah Kendur! Persija Masih Punya Asa Kejar Gelar Juara BRI Super League 2025/2026
-
Asal Klub 41 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Dari Lille, Ajax, Persija Terbanyak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa