Bola / Bola Indonesia
Selasa, 10 Maret 2026 | 19:44 WIB
Persija harus puas berbagi angka dengan Borneo FC dalam lanjutan BRIN Super League pekan ke-24 (persija.id)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta berambisi juara Super League 2025/2026 meski tertinggal jauh dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
  • Setelah imbang kontra Borneo FC, Direksi Persija membuat skema permainan untuk 10 laga penutup musim.
  • Salah satu kunci sukses Persija adalah menghindari kekalahan pada sisa pertandingan agar bisa menempati posisi pertama.

Suara.com - Persija Jakarta masih berambisi menjadi juara Super League 2025/2026 meski jarak dengan pemuncak klasemen sementara Persib Bandung masih lebar.

Untuk membuka peluang angkat trofi di akhir musim, Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas sampai-sampai menyiapkan sebuah skema.

Ini setelah Macan Kemayoran menerima hasil minor ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC Samarinda. Padahal, jika menang, Persija bisa mendekat dengan Persib di klasemen.

Hasil tersebut sampai-sampai membuat Direktur Persija Mohamad Prapanca senggol Bambang Pamungkas. Ia meminta skema seperti apa yang bakal terjadi dalam 10 laga terakhir Persija di Super League.

"Akhirnya kita bikin lah, saya dengan Pak Panca kita bikin dengan skema yang kurang lebih, "Oh ini akan begini, kita akan menang di sini, mungkin di sana akan seperti ini," dan sebagainya," kata Bepe dalam acara Ngopi Bareng Persija di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam perkiraan Bepe, klasemen akhir bakal tipis di papan atas. Menurutnya, ada peluang Macan Kemayoran menjadi juara.

"Pada akhirnya memang di pekan ke-34 itu semuanya akan menjadi tipis, perbedaannya 1 dan 2 poin menurut perkiraan kita. Karena sekali lagi, ini pengamatan saya ini masih tebak-tebakan kan, bukan gelar pamungkas, jadi saya ini hanya perkiraan," kata Bepe.

"Jadi kurang lebih akan seperti itu. Catatan dari itu adalah, artinya Persija tidak boleh lagi kepleset dalam situasi apapun. Artinya tidak boleh bener-bener sama sekali kalah nih," jelasnya.

Adapun salah satu cara Persija menjadi juara adalah jangan sampai kalah lagi. Namun, Bepe tidak mau menjawab kapan tepatnya peluang Persija kudeta Persib dari puncak klasemen.

Baca Juga: Jadi Klub Terbanyak Sumbang Pemain di Timnas Indonesia, Bos Persija Ogah Sombong

"Tapi bagi kami yang penting adalah, semoga di akhir musim setelah pekan ke-34 kita di nomor satu. Semoga. Jadi saya tidak ingin membahas tim lain, saya ingin fokus pada tim kita sendiri," ucapnya.

"Yang penting yang disampaikan Pak Panca tadi bahwa tim kita harus fokus dan tidak kepleset dalam hal apapun. Kalau bisa menyapu bersih semua pertandingan, tentu lebih baik," pungkasnya.

Load More