Suara.com - Tim penghuni posisi kelima klasemen sementara Serie A Italia, Inter Milan, harus kembali gagal meraih kemenangan. Terakhir kali mencatatkan menang pada pertengahan Maret lalu, kini pada Senin (31/3/2014) waktu setempat, dalam laga di kandang Livorno, Inter pun hanya meraih hasil imbang 2-2.
Mirisnya, dalam pertandingan ini, Inter bahkan sudah unggul 2-0 atas tuan rumah sampai memasuki awal babak kedua. Namun akhirnya Livorno mampu menipiskan selisih gol, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan, yang menjadi hasil cukup menyesakkan bagi Inter.
Sejak awal pertandingan di Stadion Armando Picchi ini, Inter sebenarnya sudah tampak lebih unggul ketimbang lawannya yang sebenarnya berada di zona degradasi. Lebih banyak menguasai bola berikut alur serangan, sejumlah peluang segera tercipta bagi Inter, meski masih gagal berbuah gol.
Barulah akhirnya pada menit ke-37, Inter mendapatkan gol yang dinantikan, lewat kaki Hernanes. Gol ini otomatis menaikkan moral para pemain tim asuhan Walter Mazzarri tersebut. Serangan pun tak henti dialirkan, hingga akhirnya di pengujung babak pertama (menit 45 + 2), satu gol tambahan tercipta lewat voli keras Rodrigo Palacio yang mendapatkan umpan manis dari Jonathan.
Skor 2-0 untuk Inter itu sekaligus menjadi penutup babak pertama. Lantas memasuki babak kedua, Inter yang masih terlihat yakin, mengawali permainan dengan tidak terlalu ngotot, terutama karena keunggulan dua gol yang sudah membuat cukup nyaman.
Hanya saja ternyata, Livorno kemudian berhasil mencetak gol balasan secara relatif tak terduga. Tepatnya di menit ke-54, mendapatkan bola dari Leandro Greco, Paulinho yang tak terjaga berhasil melesakkan bola masuk ke gawang Inter, setelah sempat memantul di mistar atas gawang.
Gol ini membuat Inter tersentak, sementara sebaliknya, Livorno giliran mendapatkan dorongan moral positif. Selama periode berikutnya, Inter yang berusaha untuk kembali menambah keunggulan, harus kerap menemui jalan buntu dengan tidak berhasilnya berbagai alur serangan. Hal itu berlangsung cukup lama, di mana pressing ketat dimainkan Livorno sebagai bagian dari pertahanannya.
Di tengah upaya kembali membobol gawang lawan yang mulai menuai frustrasi di kubu Inter itu, kedudukan akhirnya justru berbalik memasuki menit ke-85. Semua berawal dari Fredy Guarin yang coba menjaga dan mengontrol bola di sisi lapangan lawan, namun kemudian secara kurang cermat melepas operan panjang ke belakang dengan tujuan Walter Samuel.
Sayang, Samuel yang sedikit terlalu maju, harus kalah cepat mengejar bola yang nyatanya sudah lebih dulu terbaca oleh pemain Livorno, Innocent Emeghara tersebut. Sang pemain yang jauh lebih kencang tak kesulitan mendahului Samuel, mengontrol bola sedikit memasuki daerah pertahanan Inter, sebelum menendangnya rendah melewati kiper Samir Handanovic yang sudah mati posisi.
Begitu gol penyeimbang tersebut terjadi, Mazzarri di bangkunya terlihat begitu frustrasi, sampai menggigit-gigiti jarinya karena geregetan. Sementara sebaliknya di kubu Livorno, kegembiraan dan keceriaan luar biasa justru terlihat.
Sisa waktu kemudian masih coba dimaksimalkan para pemain Inter untuk kembali mendapatkan gol, namun nyatanya tidak berhasil hingga pertandingan usai. Banyaknya umpan dan tendangan yang kurang akurat, ditambah ketergesa-gesaan, membuat upaya untuk kembali unggul itu sia-sia. Hasil akhir 2-2 pun akhirnya harus diterima Inter.
Hasil ini pastinya mengecewakan bagi segenap kubu Inter, terutama sekali bagi Mazzarri, yang tampak nyata dari ekspresi wajah dan gesturnya. Masalahnya lagi, Mazzarri bisa jadi khawatir dengan posisinya yang dengan demikian bisa terancam, apalagi setelah beberapa hari lalu bos Inter menyebut kiprahnya tengah dalam pengawasan.
Sebagaimana diberitakan beberapa media Italia, Erick Thohir selaku pemilik Inter, beberapa hari lalu menyatakan bahwa posisi Mazzarri tengah dalam evaluasi dan performanya berada dalam pengawasan. Seperti diketahui, baru saja 27 Maret lalu Inter harus gagal pula menang atas Udinese di San Siro. Bahkan sebelumnya lagi, di tempat sama, mereka secara menyakitkan ditumbangkan 2-1 oleh Atalanta.
Hasil Serie A Italia lainnya, Senin (31/3):
Udinese vs Catania: 1-0 (Antonio Di Natale 68')
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia