Suara.com - Leg pertama antara Manchester United dengan Bayern Munchen akan menjadi pertemuan ke-10 kedua raksasa Eropa di ajang Liga Champions. Dari sejumlah pertemuan sebelumnya, Bayern masih mendominasi dengan lebih banyak kemenangan.
Rekor pertemuan antara MU dengan Bayern hanyalah salah satu dari sekian banyak fakta menarik yang dicatatkan keduanya di sepanjang sejarah pertemuan mereka. Berikut 10 fakta menarik untuk diketahui seputar persaingan MU dan Bayern.
1. Manchester United dan Bayern Munchen sebelumnya telah berhadapan sebanyak sembilan kali di ajang Liga Champions.
2. Dari sembilan pertemuan tersebut, Bayern catat tiga kemenangan sedangkan MU dua kali. Empat sisanya berakhir imbang.
3. Babak perempat final antara MU dengan Bayern musim ini merupakan pertemuan ketiga kedua kubu di babak delapan besar Liga Champions.
4. Dalam empat pertandingan di dua babak perempat final sebelumnya, Bayern mencatat tiga kemenangan dan satu kali kalah. Di dua babak perempat final yang terjadi di musim 2000/01 dan 2009/10, Bayern berhasil melaju ke babak semifinal.
5. MU dan Bayern pernah bertemu di babak final Liga Champions satu kali. Dalam laga yang dihelat di Camp Nou pada akhir Mei tahun 1999, MU menang secara dramatis 2-1.
6. Melawan Bayern, striker MU Wayne Rooney baru mencatat satu gol. Sementara striker Bayern, Riberry dan Robben, masing-masing juga mencatat satu gol ke gawang Setan Merah.
7. Musim ini, Bayern bidik rekor tampil di babak semifinal tiga kali secara berturut turut.
8. Dalam tiga musim terakhir, Bayern berhasil melaju ke babak perempat final. Sedangkan MU terakhir kali menginjakkan kaki di babak perempat final dan semifinal pada musim 2010/2011.
9. Bayern sudah lima kali menjuarai Liga Champions. Sementara MU baru tiga kali.
10. Dari Empat laga kandang yang dilakoni MU Di Liga Champions musim ini, MU belum terkalahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey