Suara.com - Tim nasional Indonesia U-23 berhasil meraih hasil positif dalam laga ujicoba internasionalnya. Bertandang ke Singapura, tim Garuda Muda berhasil meraih kemenangan 2-1.
Pada pertandingan yang digelar di stadion Hougang Singapura, Rabu (2/4/2014) malam, kedua tim sama sama menekan di awal laga. Sebuah ancaman dari pemain Singapura masih dapat diamankan kiper Teguh Amiruddin di menit ke-30.
Namun Singapura akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 di menit ke-36. Gol tersebut dicetak oleh Shafiq Ghani lewat tendangan bebasnya yang melewati pagar betis pemain Indonesia dan tak mampu dihalau oleh kiper Teguh.
Singapura masih tetap mencoba menekan Indonesia namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan dan sebuah sundulan pemain Indonesia masih dapat diamankan kiper Singapura, Syazwan Buhari.
Akhirnya Ramdhani Lestaluhu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tembakan kaki kanannya di menit ke-55. Gol tersebut membuat skuad besutan Aji Santoso semakin bersemangat menekan.
Tendangan Alfin Tuassalamony masih dapat ditangkap kiper Singapura. Sementara peluang Aldaer Makatindo di depan gawang lebih dulu diamankan kiper Singapura.
Pada menit ke-77, Indonesia akhirnya berhasil balik memimpin 2-1. Gol bagi timnas dicetak oleh Dedi Kusnandar setelah memanfaatkan kesalahan pemain lawan dan melepaskan tendangan ke gawang Singapura.
Indonesia masih mencoba melakukan tekanan tekanan, begitu juga Singapura masih mencoba membuka peluang. Namun hingga akhir pertandingan skor masih tetap 2-1 bagi kemenangan timnas Indonesia U-23.
Skuad:
Singapura U-23: Syazwan Buhari, Shakir Hamzah, Ali Hudzaifi, Hadi Othman, Al Qaasimy Rahman, Faris Ramli, Anumanthan Kumar, Muhaymin Salim, Ammirul Emmran, Shahfiq Ghani, Amy Recha
Indonesia U-23: Teguh Amirudin, M. Zaenuri, M. Syaifudin (Achmad Hisyam 8?), Rasyid Bakri, Dany Saputra, Alfin Tuasalamony, Fandy Eko, Syakir Sulaiman, Dedi Kusnandar, Novri Setiawan, Aldair Makatindu.
Berita Terkait
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil