Suara.com - Agresivitas Liverpool di Liga Inggris musim ini membuat Manajer Brendan Rodgers terkesan. Pekan lalu, Liverpool menggusur Chelsea dari puncak klasemen usai menghajar Tottenham Hotspur 4-0 di Anfield. Sementara di pekan yang sama, The Blues di luar dugaan takluk di tangan Crystal Palace 0-1.
Meski saat ini posisi Liverpool berada di puncak, Rodgers tidak merasa tertekan. Rodgers menyadari persaingan menuju tangga juara akan berlangsung ketat hingga akhir musim. Pasalnya, selisih poin antar-penghuni empat besar tidak terpaut jauh.
"Menurut saya, beberapa tim bisa bertukar tempat dengan kami. Bagi saya, tetap konsentrasi di setiap penampilan. Kami tengah berada di level tinggi. Kami telah memainkan laga besar, mencetak gol. menjaga tidak kebobolan dan menunjukkan pergerakan dengan atau tanpa bola. Ini memberi kepercayaan diri kepada kami," ujar Rodgers.
Rodgers mengakui dua pesaing terdekatnya, Manchester City dan Chelsea merupakan tim yang memiliki manajer dan pemain berkualitas. Namun dirinya tidak akan memikirkan tim lain dan hasil yang mereka dapatkan.
"Manchester City adalah tim dengan skuad penuh pemain berkualitas dan manajer hebat. Sebuah tim yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir. Chelsea memiliki pemain berpengalaman dan manajer kelas dunia. Jika saya khawatir dengan rival dan apa yang mereka capai, saya membuang waktu dan tenaga," kata Rodgers.
Posisi Liverpool di puncak klasemen dengan kompetisi yang tinggal menyisakan enam laga menumbuhkan harapan bagi pemain dan suporter untuk mengakhiri musim dengan gelar. Namun Rodgers masih belum memikirkan titel juara dan fokus pada laga yang akan dihadapi The Reds hingga akhir musim.
"Bagi saya, ini soal keyakinan dan membangun kepercayaan diri kepada pemain bahwa kami dapat meraih hasil yang baik. Kami akan terus bekerja hingga akhir musim," tandas Rodgers. (Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey