Suara.com - Paris St Germain tidak akan bermain bertahan meski memiliki keuntungan dua gol atas Chelsea. Pelatih PSG Laurent Blanc menegaskan bahwa mereka akan bermain bermain menyerang di Stamford Bridge karena ini adalah cara terbaik bagi mereka untuk bertahan.
PSG memiliki keuntungan setelah saat menjamu Chelsea saat leg pertama perempatfinal di Parc des Princes pekan lalu mereka mengantongi kemenangan 3-1. Mereka juga sedang dalam kepercayaan diri setelah memenangkan 11 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
Blanc pun merasa optimistis skuadnya bisa lolos ke semifinal kompetisi Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak 1995. Namun mantan pelatih timnas Prancis ini memastikan bahwa skuadnya tetap akan bermain menyerang saat bertandang ke Stamford Bridge, Rabu (9/4/2014) dinihari WIB.
"Kami percaya pada hal-hal tertentu dan saya selalu yakin bahwa mengambil permainan untuk menyerang adalah cara terbaik untuk memenangi gelar. Kami tidak ingin datang ke sini untuk menderita dan membiarkan Chelsea mendikte pertandingan kami dan mendominasi kami," kata Blanc.
"Penampilan tim top adalah mendominasi pertandingan bahkan saat laga tandang. Filosofi kami salah satunya menyerang, kami ingin menjaga bola dan menyulitkan lawan kami. Itu akan akan menjadi indah mencoba lolos dengan menempatkan filosofi ini dalam aksi kami," ujarnya.
PSG akan bertandang ke London tanpa pemain bintangnya, Zlatan Ibrahimovic, karena mengalami cedera pada pahanya saat leg pertama. Namun Blanc masih memiliki dua pemain depan Amerika Selatannya Ezequiel Lavezzi dan Edinson Cavani yang juga sangat berbahaya di depan gawang lawan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dilema Jeremy Doku, Bakal Tinggalkan Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama?
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang
-
Laga Perdana Tim Melli Diwarnai Demonstrasi Anti-Republik Islam Iran di Depan Stadion SoFi
-
Marcelo Bielsa Ngamuk Soal Fotonya Viral di Piala Dunia 2026: Saya Bukan Model!
-
Ratusan Demonstran Anti Teheran Kepung Timnas Iran di SoFi Stadium
-
Pernah Dibobol Ragnar Oratmangoen, Kiper Arab Saudi Sabet Rekor Saves Terbanyak di Piala Dunia 2026
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur