Suara.com - Manajer Liverpool Brendan Rodgers mengaku merasa frustasi dengan taktik bertahan yang diterapkan oleh Chelsea. Hal itu dikatakan Rodgers setelah skuadnya takluk 0-2 dari Chelsea di Anfield.
Chelsea memang melakukan beberapa perubahan pemain saat menghadapi Liverpool. Pasalnya, beberapa hari ke depan Chelsea sudah harus menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions.
Manajer Jose Mourinho memilih memainkan Frank Lampard, John Obi Mikel dan Nemanja Matic di lini tengah. Namun trio Chelsea tersebut juga membantu pertahanan guna meredam serangan yang dilancarkan oleh Liverpool.
Taktik tersebut cukup berhasil meredam ancaman Luis Suarez dkk. Chelsea juga berhasil mencetak dua gol lewat Demba Ba yang memanfaatkan kesalahan Steven Gerrard dan satu gol lagi dicetak oleh pemain pengganti Willian.
Dengan kemenangan tersebut kini Chelsea hanya terpaut dua poin dari Liverpool dengan sisa dua laga lagi. Rodgers pun mengungkapkan rasa frustasinya dengan taktik bertahan yang dimainkan oleh Mourinho.
"Jose (Mourinho) memang senang bekerja dengan cara seperti itu, untuk bermain dengan cara itu , dan dia mungkin akan menunjukkan CV nya di depan saya dan mengatakan itu dapat bekerja, tapi itu bukan cara saya," ungkap Rodgers.
" Ini ( pendekatan Chelsea ) adalah gaya defensif, kebalikan dengan bagaimana kita bekerja, dan mudah-mudahan dari waktu ke waktu mentalitas ofensif dan agresi akan membawa kamu hasil jangka panjang," tambahnya .
"Itu tidak sulit untuk seorang pelatih menaruh pemain di dalam kotak penalti Anda namun akan lebih sulit untuk mencoba dan mematahkannya. Mereka bertahan dengan baik," ujar manajer The Reds ini.
"Kami adalah tim yang ingin memenangkan pertandingan. Itu sulit karena mereka memainkan dengan enam pemain di belakang dari awal," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey