- Timnas Indonesia meraih dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno Juni 2026.
- Hasil impresif tersebut membawa Indonesia naik ke peringkat 118 dunia berkat tambahan poin penting dari laga uji coba.
- Pelatih John Herdman memberikan peringatan kepada rival bahwa skuad Garuda kini lebih berbahaya menjelang ajang ASEAN Hyundai Cup.
Suara.com - John Herdman secara terbuka mengirimkan sinyal ancaman kepada para rival Timnas Indonesia setelah skuad Garuda mencatatkan performa impresif pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa anak asuhnya kini telah menjelma menjadi tim yang jauh lebih berbahaya dan sulit ditaklukkan oleh lawan mana pun di kancah internasional.
Keberhasilan menyapu bersih kemenangan atas Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi landasan kuat bagi John Herdman untuk melancarkan psywar kepada tim-tim pesaing.
Evolusi taktik dan mentalitas yang ditunjukkan para pemain membuat posisi Indonesia di Ranking FIFA melonjak drastis hingga menempati peringkat 118 dunia.
Kenaikan peringkat ini didapat setelah skuad Merah Putih sukses menggeser 10 negara sekaligus berkat tambahan poin krusial dari dua laga uji coba resmi tersebut.
Dominasi Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Perjalanan impresif Timnas Indonesia dimulai saat mereka melumat Oman dengan skor telak 3-0 pada pertandingan yang berlangsung pada 5 Juni 2026.
Tren positif tersebut berlanjut ketika pasukan Garuda kembali memetik kemenangan tipis 1-0 atas wakil Afrika, Mozambik, pada 9 Juni 2026.
Tambahan 12,25 poin dari dua laga tersebut membuat total koleksi poin Indonesia kini mencapai 1.157,14 poin di tabel peringkat dunia.
Baca Juga: Dominasi Tak Berbuah Final, Nova Arianto Bongkar Penyebab Timnas Indonesia U-19 Tersingkir dari AFF
Jumlah poin tersebut membuat Indonesia hanya terpaut 0,08 poin dari Sudan yang berada di posisi ke-117 Ranking FIFA.
John Herdman mengaku sangat terkesan dengan tingkat adaptasi para pemainnya yang mampu menjalankan skema berbeda dalam waktu singkat.
Evolusi Taktik dan Ancaman John Herdman
"Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain yang mampu beradaptasi menghadapi dua lawan yang berbeda karakter," kata John Herdman.
Kemampuan para pemain dalam meredam agresivitas lawan yang secara peringkat lebih tinggi menjadi nilai plus yang membuat sang pelatih semakin percaya diri.
John Herdman pun tak ragu memberikan peringatan kepada lawan-lawan Indonesia di turnamen mendatang bahwa skuadnya kini memiliki level ketajaman yang berbeda.
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026