Suara.com - Otoritas sepakbola Italia, FIGC, merilis hasil investigasinya terkait pemain tengah Lazio yang dituduh telah berbohong dan memalsukan dokumen. Hasilnya, FIGC yakin bahwa sang pemain, Joseph Minala, memang masih berusia 17 tahun dan bukannya 40-an.
Untuk diketahui, pada Februari lalu, kontroversi merebak seputar usia Minala yang secara resmi tercatat sebagai pemain di tim remaja Lazio. Setelah antara lain banyak dibahas di media sosial, termasuk lewat unggahan foto diri sang pemain, sebuah situs sepakbola Afrika juga menyebut bahwa Minala sebenarnya berusia 42 tahun dan bukannya 17.
Pihak Lazio sendiri lantas segera merespons tuduhan itu dengan melakukan pengecekan kembali dokumen-dokumen pemain mereka tersebut, serta tak lama langsung mengeluarkan bantahan. Intinya, Lazio memastikan dokumen terkait data diri (termasuk kelahiran) sang pemain adalah benar dan sah. Mereka bahkan siap memperkarakan pihak mana pun yang masih menuduh Minala memalsukan umurnya.
Minala juga pada waktu hampir bersamaan sudah sempat merespons kontroversi itu. Pada intinya, pemain yang dari wajah dan perawakan tubuh memang terkesan jauh lebih tua, itu kembali memastikan bahwa data-data tentangnya di Lazio adalah benar, serta bahwa klaim beberapa pihak yang menyebut dirinya sempat mengaku telah "memanipulasi umur" adalah kebohongan belaka.
Sehubungan dengan itulah kemudian, FIGC sebagai pihak berwenang atas persepakbolaan Italia, memutuskan untuk melakukan penyelidikan lanjutan. Hingga akhirnya dirilislah hasilnya sebagaimana yang antara lain dikutip BBC hari ini, bahwa tidak ada yang salah dengan data umur Minala.
"Investigasi ini juga tidak menyimpulkan perlu adanya langkah sanksi disiplin apa pun," ungkap pihak FIGC pula dalam pernyataan resminya.
Minala sendiri diketahui mulai bergabung dengan tim usia muda Lazio pada pertengahan tahun lalu. Dia lantas tercatat sudah tampil secara reguler, termasuk di turnamen remaja Viareggio Cup di Italia, beberapa bulan lalu, selain belakangan juga memperkuat tim seniornya. (BBC)
Berita Terkait
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Londo Ireng 1831-1945: Kisah yang Terlupakan dalam Sejarah Indonesia
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar