Suara.com - Pembukaan Piala Dunia 2014 hanya tinggal hitungan jam. Polisi mulai memperketat keamanan di 12 kota yang akan menjadi tuan rumah dalam pesta sepak bola dunia tersebut.
Untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa, polisi mengerahkan 150 ribu personil di seluruh kota yang akan menggelar partai Piala Dunia. Bukan hanya polisi, tentara juga akan diturunkan untuk membantu polisi.
“Apabila para pengunjuk rasa menghambat fans sepak bola yang datang ke Brasil, maka situasi bisa semakin buruk. Polisi akan menjaga jalanan tetap terbuka, itu adalah sebuah jaminan,” kata salah satu anggota polisi.
Sejumlah politisi juga sudah meminta aparat kepolisian untuk tidak melakukan aksi kekerasan terhadap para pengunjuk rasa. Presiden Brasil Russeff juga sudah meminta polisi untuk memastikan para fans sepak bola bisa hadir menyaksikan pertandingan tim kesayangannya di stadion.
“Tida ada masalah dengan protes yang akan dilakukan selama Piala Dunia. Yang ingin kita hindari adalah aksi vandalism atau perusakan properti public. Itu yang tidak kita inginkan,” kata Gubernur Rio de Janeiro Geraldo Alckmin.
Berdasarkan survei terakhir, jumlah warga Brasil yang mendukung aksi unjuk rasa terus menurun dari 89 persen pada Juni lalu menjadi setengahnya. Sebagian besar warga Brasil memprotes penggunaan dana dalam jumlah besar oleh pemerintah untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Padahal, masih banyak warga Brasil yang hidup dalam kemiskinan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Momen Massa Bakar Ban di Depan DPR
-
Untung Besar Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet
-
Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal
-
Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet
-
Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!