Suara.com - Tim Italia dan Uruguay akan melakoni pertandingan krusial di Dunas Arena, Selasa (24/6/2014). Kemenangan di laga tersebut akan memastikan langkah mereka ke babak 16 besar guna menemani Kosta Rika.
Italia seharusnya sudah dapat mengamankan tiket ke putaran kedua namun mereka justru menelan kekalahan 0-1 dari Kosta Rika. Dengan hasil tersebut Gli Azzurri harus bekerja lebih keras mengalahkan Uruguay di laga terakhir Grup D.
Pasalnya, skuat besutan Cesare Prandelli ini tidak boleh kalah saat menghadapi Uruguay. Namun hasil imbang masih cukup untuk membawa Gli Azzurri ke fase gugur karena mereka masih unggul dalam selisih gol atas Uruguay.
Jika Italia menang dan Kosta Rika kalah dari Inggris maka mereka masih berpeluang menjadi juara Grup D. Meski demikian, Prandelli tentu tidak ingin mengambil risiko dengan mengejar hasil imbang.
Kiper utama Gianluigi Buffon sudah siap untuk kembali mengawal gawangnya setelah sempat kebobolan dari Kosta Rika. Giorgio Chiellini pun akan kembali ke posisi terbaiknya sebagai bek tengah setelah sempat digeser ke kiri saat melawan Inggris.
Namun, Prandelli tampaknya tidak akan diperkuat pemain pentingnya di lini tengah Daniele De Rossi setelah mengalami cedera betis saat menghadapi Kosta Rika. Marco Verratti berpeluang besar menggantikan posisi De Rossi.
Sementara di lini depan Prandelli masih tetap mempercayakan kepada Mario Balotelli jika memainkan formasi 4-1-4-1. Namun allenatore Gli Azzurri ini bisa juga memainkan formasi 3-5-2 dengan memainkan Ciro Immobile menemani Balotelli di lini depan.
Sedangkan di kubu Uruguay, pelatih Oscar Tabarez sedikit tenang karena Luis Suarez telah menunjukkan dirinya sudah fit dan juga ketajamannya saat menghadapi Inggris. Striker Liverpool ini akan kembali menemani Edinson Cavani di lini depan.
Egidio Arevalo Rios dan Alvaro Gonzalez masih tetap dipertahankan sebagai gelandang jangkar. Sementara di lini belakang, sudah pasti akan diperkuat bek Martin Caceres, Jose Maria Gimenez, Diego Godin dan Alvaro Pereira guna meredam serangan Italia.
Kedua tim terakhir bertemu di Piala Konfederasi tahun lalu dimana Italia mengalahkan Uruguay 3-2 lewat adu penalti. Laga tersebut harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah pertandingan selama 120 menit berakhir seri 2-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung
-
Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026