Suara.com - Meski telah resmi menjadi pemilik baru atas striker Uruguay Luis Suarez, Barcelona dilarang untuk memperkenalkan punggawa barunya tersebut kepada publik Camp Nou. Larangan tersebut dikeluarkan langsung oleh FIFA terkait hukuman yang telah dijatuhkan kepada Suarez beberapa waktu lalu.
Salah satu hukuman yang dijatuhkan FIFA terhadap Suarez adalah larangan terlibat dalam dunia sepak bola selama empat bulan. Atas dasar tersebut, Barcelona pun harus menunggu hingga empat bulan sebelum diperbolehkan memperkenalkan Striker barunya itu.
"Hukuman tersebut termasuk semua aktivitas sepak bola. Dia (Suarez) tidak boleh terlibat dalam acara publik terkait sepak bola," tukas pejabat FIFA Delia Fischer dalam sebuah konferensi pers.
"Dia (Suarez) bahkan tidak boleh terlibat di acara amal yang berhubungan dengan sepak bola," sambungnya.
Beberapa waktu lalu, Suarez telah resmi merumput di Camp Nou setelah Barcelona dan Liverpool mencapai kesepakatan. Barcelona merogoh kocek sebesar 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,5 triliun. Namun, Barcelona tidak bisa memainkan punggawa barunya tersebut hingga akhir Oktober tahun ini.
Suarez dijatuhkan hukuman oleh FIFA setelah menggigit bahu Giorgio Chiellini saat Uruguay menghadapi Italia di babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2014. Meski saat itu Uruguay lolos ke babak 16 besar, Suarez gagal tampil.
Selain larangan terlibat di dunia sepak bola selama empat bulan, FIFA juga menjatuhi larangan sembilan kali tampil di laga internasional bersama Uruguay. Ditambah denda sebesar 100 ribu franc Swiss atau lebih dari Rp1 miliar. (Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah