Suara.com - Pelatih baru tim nasional Brasil, Dunga, menegaskan tidak ada perlakuan istimewa terhadap pemain dalam timnya. Baginya, pemain yang mendapat tempat adalah mereka yang pantas.
Mantan kapten tim Samba itu juga tidak akan menganak-emaskan bintang muda Brasil, Neymar. Menurutnya, Neymar harus bersaing seperti pemain lainnya untuk mendapat tempat di tim nasional.
"Neymar mungkin menjadi sorotan. Tapi dia tidak akan bermain hanya karena alasan tersebut. Dia akan bermain jika dia pantas bermain," tegasnya.
"Saya tidak ingin tim turun bertanding mengenakan seragam timnas dan mengingat Brasil kalah atas Jerman karena Neymar tidak bermain," sambungnya.
Dunga mengambil alih kepemimpinan tim Samba dari Luiz Felipe Scolari yang gagal di Piala Dunia 2014. Scolari bahkan dinilai telah mempermalukan Brasil atas kekalahan telak 7-1 dari Jerman di babak semifinal dan tumbang di tangan Belanda dalam perebutan tempat ketiga. (Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
7 HP Baru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Memori Besar dan Performa Kencang
-
Bak Bidadari, Potret Cantik dan Elegan Mina TWICE Saat Berkunjung ke Jakarta
-
Tragedi Karhutla Kubu Raya, Kasim Meninggal Saat Bantu Petugas Jinakkan Api
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
Tanpa Penolakan, Seluruh Fraksi Komisi III DPR Kompak Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc
-
Peneliti UGM Soroti Regulasi Layanan Kurir Online yang Dinilai Ketinggalan Zaman
-
Serahkan Gadget ke Anak demi WFH: Dosa Seorang Ibu atau Cela Sistem?
-
Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok
-
Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto
-
Cara Memilih Laptop Kini Ikut Berubah, ASUS Vivobook Bawa NPU ke Laptop Konsumen