Suara.com - Liga Utama Inggris mengumumkan pada Rabu (30/7/2014) waktu setempat, wasit-wasit di kompetisi strata teratas Inggris akan menggunakan semprotan penanda untuk mengawasi tendangan-tendangan bebas pada awal musim 2014/2015.
"Semprotan penanda akan digunakan di Liga Utama Inggris dari awal musim ini," demikian bunyi pernyataan di akun Twitter resmi pengelola Liga Inggris.
Busa yang dapat terurai, yang akan segera menghilang dalam waktu semenit, disemprotkan ke tanah oleh para wasit untuk menandai di mana tendangan-tendangan bebas semestinya dilakukan dengan jarak 9,15 meter yang harus dipatuhi oleh para pemain.
Hal itu dinilai sukses setelah digunakan pada Piala Dunia di Brazil dan sejak itu telah diadopsi oleh badan sepak bola Eropa untuk Liga Champions dan Liga Europa.
Semprotan itu juga akan digunakan pada kompetisi-kompetisi domestik di Prancis.
"Di Liga Utama Inggris kami membuka pengembangan-pengembangan yang meningkatkan kompetisi dan sudah jelas dengan menyaksikan Piala Dunia 2014 di Brazil, bahwa Semprotan Penanda menguntungkan para wasit, pemain, dan semua yang menyaksikan pertandingan," kata ketua eksekutif Liga Utama Inggris Richard Scudamore.
Adopsi Liga Utama Inggris terhadap teknologi mengikuti keputusan untuk memperkenalkan teknologi garis gawang, yang disediakan oleh perusahaan Inggris Hawk-Eye, pada awal musim lalu.
Pertandingan pertama Liga Utama Inggris yang memperkenalkan semprotan penanda akan terjadi saat Manchester United menjamu Swansea City pada 16 Agustus. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair