Suara.com - Laga pembuka Manchester United melawan Swansea City di akhir pekan ini akan mnenjadi debut pertama Louis van Gaal di Liga Inggris. Ini juga menjadi ujian pertama bagi manajer van Gaal untuk mendapatkan hati dari para pendukung The Reds Devils.
Kedatangan Van Gaal ke Old Trafford memunculkan ekspektasi yang tinggi pada Manchester United. Maklum saja, dia datang setelah sukses membawa tim Belanda meraih posisi ketiga di Piala Dunia 2014.
Van Gaal datang dengan membawa formasi 3-5-2. Perlahan tapi pasti, formasi tersebut mulai terbukti cocok bagi skuat MU dan itu terbukti setelah MU tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di pramusim ini.
Tak heran, jika harapan yang tinggi pada Van Gaal muncul setelah musim lalu mereka meraih hasil mengecewakan dengan terpuruk di posisi ketujuh. Namun ketangguhan di pramusim skuat ini harus dibuktikan di laga kompetitif sesungguhnya.
MU untuk kedua kali berturut-turut menjadi laga pembuka musim baru Premier League Inggris, dimana mereka akan menjamu Swansea. Ini juga menjadi saat yang sempurna bagi Van Gaal untuk mendapatkan hati dari para pendukung MU di Old Trafford.
Tentu saja, untuk laga pertamanya ini Van Gaal sudah menyiapkan skuat terbaiknya untuk memulai debutnya di Premier League dengan kemenangan. Namun, MU memang baru berbelanja dua pemain yaitu Luke Shaw dari Southampton dan Ander Herrera dari Athletic Bilbao.
Namun, Luke Shaw belum dapat dimainkan karena cedera hamstring. Van Gaal kemungkinan akan memainkan Jonny Evans atau Tyler Blackett untuk mengisi bek kiri. Phil Jones dan Chris Smalling kemungkinan juga akan dimainkan di lini belakang.
Sedangkan Herrera akan memulai debutnya dengan MU dan akan bahu membahu dengan Darren Fletcher di lini tengah. Untuk lini depan sudah pasti satu posisi akan ditemapoti sang kapten Wayne Rooney dan kemungkinan akan berduet dengan Danny Welbeck.
Sementara di kubu, manajer Swansea Garry Monk harus bekerja keras untuk meraih poin maksimal setelah ditinggal oleh striker Michu ke Napoli. Dengan mengandalkan formasi 4-2-3-1 kemungkinan Wilfried Bony akan diandalkan di lini depan.
Pertandingan ini diprediksikan akan seru. Pada pertemuan terakhir di Premier League MU meraih kemenangan 2-1 atas Swansea pada 12 Januari 2014. Namun beberapa hari sebelumnya, MU ditekuk oleh Swansea di ajang Piala FA.
****Ikuti live tweet debut Louis Van Gaal di laga Manchester United versus Swansea City di twitter kami @suaradotcom, Sabtu (16/8/2014) pukul 18.45 WIB. Jangan lupa ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya