Suara.com - Hasil undian di Asian Games 2014 dinilai cukup menguntungkan bagi Tim Indonesia U-23. Badan Tim Nasional (BTN) pun merasa optimistis bahwa tim Garuda Muda bisa memenuhi target.
Timnas U-23 terhindar dari tim asal Asia Barat dan Timur pada fase grup kejuaraan olahraga terbesar di Asia yang akan digelar di Incheon, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober.
Sekretaris Badan Tim Nasional (BTN) Sefdin Syaifudin mengatakan berdasarkan hasil drawing di Harbour Park, Incheon, Korea Selatan, Timnas Garuda Muda tergabung di Grup E. Pada drawing, Indonesia diwakili Chandra Solekan.
"Hasilnya bagus. Kami optimistis, pelatih Aji Santoso mampu memenuhi target BTN untuk lolos dari penyisihan grup," kata Sefdin Syaifudin di Jakarta, Kamis (21/8/2014).
Timnas Garuda Muda berdasarkan hasil drawing pada fase grup akan berhadapan dengan Thailand, Maladewa dan Timor Leste. Melihat calon lawan yang akan dihadapi, peluang Indonesia untuk lolos cukup terbuka.
Meski peluang untuk lolos ke fase berikutnya cukup besar, BTN berharap timnas tidak menganggap enteng calon lawan dan mempersiapkan diri dengan maksimal. "Kami berharap timnas bisa meraih hasil maksimal di Asian Games nanti," ujarnya .
Sementara itu pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengatakan, peluang anak asuhnya untuk lolos dari fase grup memang cukup terbuka. Namun, kita tidak boleh meremehkan kekuatan calon lawan.
"Peluang semua tim sebetulnya sama. Tapi jika dilihat hasil drawing, peluang untuk lolos ke tahap berikutnya cukup besar," katanya.
Untuk menghadapi Asian Games 2014, Aji Santoso telah menetapkan 20 pemain terbaik. Bahkan, nama-nama pemain sudah dilaporkan ke Satuan Pelaksana Indonesia Emas (Satlak Prima) dan selanjutkan didaftarkan ke panitia penyelenggara.
Dari 20 pemain itu terdapat tiga pemain senior yaitu Victor Iqbonefo, Ahmad Jupriyanto dan Ferninand Sinaga. Untuk 17 pemain lainnya adalah pemain U-23 hasil seleksi dari kompetisi yang ada di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN