Suara.com - Dikalahkan Perseru Serui, Persela lamongan tetap memastikan satu tempat di babak delapan besar Liga Super Indonesia, (ISL). Melakoni laga di Stadion Surajaya, Jum'at (5/9/2014), Persela tumbang 1-3 dari Perseru.
Tampil dengan motivasi tinggi usai mengalahkan tim tangguh Persipura Jayapura di laga sebelumnya, Persela justru bermain buruk dan sempat tertinggal 0-3 dalam waktu 20 menit.
Penyerang Perseru Jean Paul Boumsong membobol gawang Khoirul Huda saat laga baru berjalan enam menit. Disusul gol Arthur Bonai di menit ke-17 dan Ali Khadafi tiga menit berselang. Tuan rumah hanya bisa memperkecil kedudukan di menit ke-29 melalui Roman Golian.
Gagal meraih tiga poin, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir bertahan di peringkat empat klasemen akhir wilayah timur dengan 28 poin. Persela unggul tiga poin atas salah satu pesaingnya, PSM Makasar, yang juga dipaksa menyerah Mitra Kukar.
Di laga terakhirnya tersebut, PSM tumbang 1-2 dan tertahan di posisi enam klasemen akhir wilayah timur.
Atas keberhasilan ini, Persela menjadi tim terakhir di Grup 2 yang mengamankan tiket babak delapan besar. Sebelumnya, tiga tim di wilayah timur telah memastikan tempat; Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura dan Mitra Kukar.
Sementara bagi Perseru, kemenangan atas Persela menyelamatkan tim asal Papua itu dari degradasi. Dengan tambahan tiga poin, Perseru yang sebelumnya menempati posisi 10, naik dua tingkat ke posisi ke-8 dengan koleksi 23 poin.
"Kami minta maaf kepada suporter karena gagal memberikan kemenangan di laga terakhir. Seluruh pemain sudah berjuang maksimal untuk menekan, tetapi penyelesaian akhir masih buruk. Ini menjadi bahan evaluasi kami sebelum laga delapan besar," kata asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto usai pertandingan.
Sementara pelatih Perseru Agus Setyono menyatakan bersyukur timnya bisa meraih poin maksimal dan terhindar dari degradasi, karena seluruh pemain memiliki motivasi sama untuk menang.
"Saya memang instruksikan anak-anak untuk menyerang sejak awal. Gol cepat Boumsong membuat semangat tempur pemain semakin meningkat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam