Suara.com - Manajer Manchester City Manuel Pellegrini mengkritik taktik yang diterapkan manajer Chelsea Jose Mourinho dalam pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Minggu (21/9/2014) malam WIB. Dalam pertandingan tersebut, City yang sempat tertinggal lebih dulu berhasil menyeimbangkan kedudukan lewat gol Frank Lampard.
Seperti halnya musim lalu saat menghadapi City, Maourinho memilih untuk memainkan tiga gelandang untuk mengatasi lini tengah The Citizens. Dalam pertandingan itu sendiri Ramires, Matic dan Fabregas yang diberikan titah oleh Mou untuk menghentikan laju Yaya Toure, David Silva, James Milner dan Fernandinho, lebih dominan bermain di setengah lapangan Chelsea.
Taktik itulah yang disesalkan Pellegrini. Bahkan manajer asal Cile menyebut taktik yang digunakan Mourinho tidak menunjukkan kelas The Blues sebagai klub papan atas melainkan klub bermental tim kecil.
"Bukan hasil yang saya inginkan. Kami tidak pantas mendapat hasil seperti saat menghadapi Stoke," jelas Pellegrini.
"10 orang mempertahankan wilayahnya sendiri, kemudian mencetak gol melalui serangan balik. Kemudian mereka kembali bertahan hingga akhir. Permainan tersebut membuat kedua tim tidak mendapat hasil maksimal dalam 90 menit pertandingan," jelas eks pelatih Real Madrid.
Dalam pertandingan tersebut Chelsea mencuri gol lebih dulu lewat gol Andre Schuerrle di menit 71 sebelum akhirnya kemenangan The Blues dibatalkan eks pemainnya sendiri, Frank Lampard di menit 85. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone