Suara.com - Tim Indonesia U-19 gagal meraih poin setelah menelan kekalahan di laga pertama Grup B Piala Asia U-19. Menghadapi Uzbekistan, Evan Dimas dan kawan-kawan menyerah 1-3.
Dengan hasil tersebut Uzbekistan sementara memimpin Grup B di Piala Asia U-19 dengan mengumpulkan tiga poin. Sedangkan laga lainnya, antara Australia dan Uni Emirat Arab baru akan bermain di Youth Training Centre, Yangon beberapa saat lagi.
Jalannya Pertandingan
Pada laga yang digelar di Youth Training Centre, Yangon, Jumat (10/10/2014) pukul 15.30 waktu setempat. Kedua tim masih mencoba membuka serangan namun bola masih lebih banyak berkuat di tengah lapangan.
Pada menit ke-11, sebuah ancaman pertama dilakukan oleh Uzbekistan namun bola masih dapat disapu Hansamu Yama Pranata. Tekanan mulai dilancarkan oleh para pemain Uzbekistan namun masih dapat diredam pemain lawan.
Lagi tendangan bebas berbahaya dilakukan oleh Uzbekistan lewat sepakan Davlatov Bobip namun gagal dimanfaatkan dengan baik. Sebuah serangan balik dilakukan oleh pemain Indonesia namun belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-18, sebuah kesalahan yang dilakukan oleh pemain Indonesia. Sahrul gagal menghalau bola sehingga bola yang bergulir ke depan gawang diselesaikan oleh Khamdamov Dostonbek lewat sepakannya sehingga unggul 1-0.
Di menit ke-22, Uzbekistan mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran Muhammad Fatchu Rochman. Urinboev Zabikhillo sebagai eksekutor melakukan tugasnya dengan baik guna membawa skuatnya unggul 2-0 atas Indonesia.
Indonesia melakukan tekanan lewat tusukan Maldini Pali namun sayang umpannya gagal diselesaikan dengan baik oleh Evan Dimas Selanjutnya tembakan Zulfiandi masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Odiljon.
Lagi peluang Indonesia di menit ke-38, namun umpan Evan Dimas gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Dinan sundulannya melambung. Indonesia masih mencoba menekan, sedangkan Uzbekistan menunggu dengan serangan balik
Menjelang akhir babak pertama peluang dimliiki oleh Dinan namun sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat diamankan Odiljon. Sedangkan sepakan Maldini masih berada di samping gawang.
Hingga turun minum, Evan Dimas dan kawan kawan masih tertinggal 0-2 dari Uzbekistan. Di babak kedua, Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan namun usaha Ilham belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-48, kembali Indonesia menekan dan Evan Dimas jatuh di kotak penalti. Wasit tidak menunjuk titik putih namun memberikan kartu kuning kepada Evan Dimas karena dianggap melakukan diving.
Tekanan kembali dilakukan oleh para pemain Indonesia namun masih dapat diredam pemain belakang lawan. Sebuah serangan berbalik dilakukan oleh Uzbekistan namun tembakan Dostonbek masih berada di samping gawang Rully di menit ke-54.
Pada menit ke-56, pemain pengganti Paulo Sitanggang akhirnya memperkecil ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2 lewat tembakan cantik dari jarak jauh. Sedangkan kiper Diljon tak kuasa menghalau bola tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia