Suara.com - Kapten Serbia Branislav Ivanovic sedih karena sepak bola menjadi nomor dua di bawah urusan politik. Kesedihan dirasakan bek Chelsea itu saat timnya, Serbia menghadapi Albania di fase kualifikasi Piala Eropa 2016.
Awalnya, pertandingan berjalan normal. Namun jelang berakhirnya babak pertama dengan kedudukan sementara 0-0, sebuah pesawat tanpa awak yang membawa bendera peta Kosovo terbang di atas lapangan.
Bek Serbia Stefan Mitrovic berusaha menurunkan bendera itu. Aksi Mitrovic memicu kemarahan sejumlah pemain Albania. Ketegangan semakin meningkat saat sejumlah suporter memasuki lapangan sehingga polisi anti huru hara harus dikerahkan.
Setelah sempat ditunda, wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Ivanovic memuji timnya yang memberi dukungan kepada Albania, namun dirinya kecewa karena pertandingan harus dihentikan.
"Bagi kami hal terpenting bahwa kami sebagai sebuah tim yang setiap saat bersama dengan tim Albania dan kami menawarkan dukungan. Namun ini menyedihkan sepak bola ditempatkan di urutan kedua," ujarnya.
Ivanovic menambahkan timnya ingin melanjutkan pertandingan. Namun tim Albania mengatakan tidak dalam posisi siap untuk melanjutkan permainan setelah terjadi penundaan.
"Kami ingin melanjutkan permainan, tapi setelah berbicara dengan delegasi dan pihak yang bertanggung jawab, diputuskan untuk menghentikan pertandingan," kata Ivanovic.
UEFA telah mengumumkan sedang menyelidiki insiden tersebut. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik