Suara.com - Setelah kurang lebih absen selama tiga tahun, Carlos Tevez akhirnya kembali masuk dalam tim nasional Argentina. Tevez dipanggil pelatih Gerrardo martino untuk membela Albiceleste di dua laga persahabatan yang akan berlangsung bulan depan. Nama striker Juventus masuk dalam daftar 25 pemain yang akan diboyong Martino untuk menghadapi Kroasia dan Portugal.
Kedua pertandingan persahabatan itu sendiri akan digelar di Inggris. 12 November mendatang, Argentina akan menghadapi Kroasia di Upton Park dan enam hari berselang tim Tango akan menjajal kekuatan Portugal di Old Trafford.
Tevez terakhir kali mengenakan seragam Albiceleste pada bulan July 2011, saat Argentina disingkirkan Uruguay lewat drama adu penalti di ajang Copa Amerika. Di Piala Dunia 2014, Tevez tidak dibawa serta pelatih Argentina saat itu Alejandro Sabella.
Tevez dicoret dari daftar Sabella karena dinilai mengganggu keharmonisan tim dan kerap menentang taktik pelatih. Namun, menurut sumber lain, Tevez absen di Piala Dunia karena tekanan sponsor.
Berbeda dengan Sabella, Martino kali ini membuktikan kata-katanya untuk memberi kesempatan bagi Tevez dan tidak ingin tunduk pada tekanan Sponsor.
Berikut daftar pemain yang akan diboyong Martino seperti dilansir laman 101 Greatgoals.
Penjaga Gawang: Sergio Romero (Sampdoria), Willy Caballero (Manchester City), Nahuel Guzman (Tigres).
Bek: Nicolas Otamendi (Valencia), Cristian Ansaldi (Atletico Madrid), Facundo Roncaglia (Fiorentina), Marcos Rojo (Manchester United), Martin Demichelis (Manchester City), Pablo Zabaleta (Manchester City), Federico Fazio (Tottenham), Federico Fernandez (Swansea), Ezequiel Garay (Zenit)
Gelandang: Javier Mascherano (Barcelona), Roberto Pereyra (Juventus), Lucas Biglia (Lazio), Angel Di Maria (Manchester United), Erik Lamela (Tottenham), Javier Pastore (PSG), Enzo Perez (Benfica), Nicolas Gaitan (Benfica).
Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Carlos Tevez (Juventus), Gonzalo Higuain (Napoli), Sergio Aguero (Manchester City).
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Scaloni Buka Suara soal Messi dan Daftar Pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026
-
Juventus Dirumorkan Bidik Sergio Busquets dari Argentina, Di Canio: Dia Sangat Kurus
-
Finalissima Argentina vs Spanyol: Potensi Lionel Messi Lawan Yamal Pertama Kali
-
Siapa Santiago Montiel? Pemenenang Puskas Award 2025 yang Kalahkan Rizky Ridho
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah