- Juventus mengincar Guido Rodríguez dari West Ham United sebagai opsi gelandang melalui skema peminjaman di bursa transfer Januari.
- Pakar Luca Marchetti menyatakan Januari bukan solusi instan; Juventus menargetkan pemain utama lain seperti Sandro Tonali pada musim panas.
- Paolo Di Canio skeptis terhadap dampak signifikan pemain berusia 31 tahun tersebut bagi penguatan skuad Bianconeri.
Suara.com - Juventus dirumorkan tengah membidik gelandang pada bursa transfer musim dingin. Salah satu nama yang mencuat adalah Guido Rodríguez, gelandang bertahan milik West Ham United.
Namun, rencana tersebut menuai beragam tanggapan, termasuk kritik tajam dari mantan pemain dan analis Sky Sport, Paolo Di Canio.
Menurut pakar bursa transfer Sky Sport, Luca Marchetti, Juventus memang membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah.
Rodríguez menjadi salah satu opsi yang sedang dikerjakan manajemen Bianconeri, dengan skema peminjaman agar investasi besar bisa ditunda hingga musim panas, di mana nama Sandro Tonali disebut-sebut sebagai target utama.
“Juventus harus bergerak di pasar transfer. Mereka menginginkan seorang gelandang dan salah satu nama yang sedang dikerjakan adalah Guido Rodríguez dari West Ham. Idenya adalah pinjaman, agar investasi besar disimpan untuk Juni,” ujar Marchetti.
Namun, Marchetti juga menegaskan bahwa bursa Januari tidak akan menjadi solusi instan bagi masalah Juventus, baik karena keterbatasan waktu maupun kondisi finansial klub.
Di sisi lain, Paolo Di Canio memberikan pandangan yang lebih skeptis.
Ia menilai perekrutan pemain berusia 31 tahun seperti Rodríguez belum tentu menjadi penguatan signifikan bagi Juventus.
“Saya berharap setiap pemain yang datang ke Juventus bisa tampil baik. Tapi memperkuat tim dengan pemain 31 tahun yang hanya punya 26 penampilan dalam satu setengah tahun terakhir, bagi saya itu terlalu minim,” kata Di Canio.
Baca Juga: Prediksi Sassuolo vs Juventus di Liga Italia 7 Januari 2026, Jay Idzes Dalam Masalah Besar
Ia kemudian membandingkan gaya bermain Rodríguez dengan Manuel Locatelli.
“Dia pemain yang sangat kurus, semacam Locatelli. Bagus secara teknik, rapi, dan berperan sebagai pengatur permainan. Mungkin itu yang paling dibutuhkan Juventus saat ini,” tambahnya.
Guido Rodríguez dikenal sebagai gelandang bertahan yang disiplin secara taktik dan memiliki kecerdasan bermain tinggi.
Di Argentina, ia kerap dibandingkan dengan Sergio Busquets karena kemampuannya membaca permainan dan menjaga keseimbangan di depan lini belakang.
Lahir di Sáenz Peña pada 12 April 1994, Rodríguez memiliki rekam jejak mentereng bersama tim nasional Argentina.
Ia mencatatkan 30 caps dan satu gol, serta menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022 dan Copa América 2021 serta 2024. Namun, penampilan terakhirnya bersama Albiceleste terjadi pada Juni 2024.
Di level klub, Rodríguez telah mengoleksi sekitar 400 penampilan dan 27 gol, dengan periode terbaik bersama Club América (121 laga) dan Real Betis (173 laga), di mana ia menjadi sosok kunci sebelum hijrah ke Premier League.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?