Suara.com - Manchester City lolos dari kekalahan setelah menahan imbang Queens Park Rangers 2-2. Sergio Aguero menjadi penyelamat bagi The Citizens setelah memborong dua gol penyama City.
Dengan hasil tersebut City berada di posisi ketiga klasemen sementara Premier League dengan mengumpulkan 21 poin atau terpaut delapan poin dari pimpinan Chelsea. Sedangkan QPR masih berjuang di zona degradasi.
Jalannya Pertandingan
City langsung menekan tuan rumah di menit menit awal pertandingan di Loftus Road, Minggu (9/11) dinihari WIB . Namun peluang City lewat tendangan kaki kanannya memanfaatkan umpan Sergio Aguero masih dapat diblok.
Namun QPR dua kali berhasil menjebol gawang City lewat Charlie Austin. Meski demikian, wasit dua kali menganulir gol tersebut, dimana gol pertamanya dinyatakan lebih dulu offside.
City mencoba menekan QPR namun dua kali peluang Sergio Aguero masih belum membuahkan hasil. Tuan rumah QPR kembali mengancam gawang City di menit ke-13 namun Joe Hart masih dapat menepis tendangan berbahaya Austin.
Akhirnya usaha ketiga Austin menjebol gawang City di menit ke-20 baru dinyatakan gol oleh wasit. Tentu saja gol tersebut dismabut gembira oleh para pendukung tuan rumah.
Tertinggal 0-1, membuat City mencoba menambah tekanan. Sebuah peluang dimiliki Yaya Toure namun sepakan kaki kirinya masih melambung tipis di atas mistar gawang di menit ke-27.
Usaha City akhirmnya membuahan hasil lewat sepakan kaki kiri Sergio Aguero yang berhasil menyambut sebuah umpan lambung di menit ke-33. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Tekanan masih terus dilakukan oleh City. Namun sepakan Gaël Clichy dan Yaya Touré masih gagal membuahkan hasil. Sementara QPR juga balik mengancam namun tendangan kaki kanan Austin dapat diamankan Joe Hart.
Begitu juga ancaman Eduardo Vargas dari tembakan kaki kanannya juga masih dapat diblok di akhir babak pertama. Hingga turun minum skor masih tetap sama 1-1.
Di babak kedua, City dan QPR mencoba balik menyerang. Namun ancaman tuan rumah dari Leroy Fer lewat sepakannya dari luar kotak penalti masih dapat digagalkan oleh Joe Hart.
Begitu juga dengan peluang Vargas di menit ke-63 dan 66 juga belum meraih hasil. Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil setelah Martín Demichelis melakukan gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi bola.
Gol tersebut berawal dari crossing Austin ke depan gawang dan bola tersebut tidak dapat dijangkau Bobby Zamora. Namun bola membentur Demichelis sehingga berbelok arah masuk ke gawangnya sendiri.
Skor 2-1 membuat City menambah tekanannya. Setelah beberapa kali membangun serangan Aguero akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-83. Bola terobosan Yaya Toure diselesaikan dengan baik oleh Aguero dengan kaki kirinya.
City masih melanjutkan tekanannya namun hingga wasit meniupkan peluit panjang skor masih tetap imbang 2-2. Itu artinya kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Skuat:
QPR: Green; Isla, Caulker, Dunne, Yoon; Vargas, Sandro (Barton 46'), Henry, Fer; Austin, Zamora.
Manchester City: Hart; Clichy, Mangala, Demichelis, Sagna; Fernando, Fernandinho (Dzeko 64' (Lampard 68')); Navas, Toure, Nasri (Milner 74'); Aguero.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan