Hari ini, 52 tahun yang lalu, Gerardo Daniel Martino lahir Rosario, Argentina. Lelaki yang akrab disapa Tata Martino ini adalah pelatih yang kini menangani timnas sepak bola Argentina.
Sebelum menjadi pelatih Lionel Messi dan kawan-kawan di Tim Tango, Martino juga sudah melatih Messi lebih dahulu di Barcelona. Ketika itu, tepatnya pada 22 Juli 2013, Martino dipilih untuk mengasuh Barcelona, menggantikan Tito Villanova mundur dari bangku pelatih karena sakit.
Awalnya, Martino telah menandatangani kontrak dua tahun bersama Blaugrana. Namun, belum genap setahun, Martino memutuskan mundur, usai hanya mampu membawa tim Katalan finis di posisi runner-up La Liga dan Copa del Rey.
Sebelum menangani raksasa Spanyol, Martino pernah menjadi arsitek Newell's Old Boys, klub asal kampung halamannya, Rosario, yang pernah ia bela di masa muda. Dengan tangan dinginnya, Martion berhasil menyelamatkan klub itu menjauh dari zona relegasi.
Timnas Paraguay ada dalam daftar panjang tim-tim yang pernah dilatih Martino. Pengalaman Martino melatih klub-klub lokal Paraguay macam Club Libertad dan Cerro Porteno-lah yang membuatnya jadi pilihan utama untuk menempati posisi arsitek timnas. Hasilnya tak buruk. Martino sukses membawa Paraguay ke babak perempatfinal Piala Dunia 2010 dan jadi runner-up Copa America 2011.
Tak cuma itu klub dan tim yang dilatih Martino. Lelaki yang mengawali kariernya di lapangan hijau sebagai gelandang penyerang itu juga pernah melatih sederet klub di Argentina. Sebut saja, Colon, Instituto, Platense, dan Brown de Arrecifes.
Menekan dan menyerang, demikian orang menilai gaya melatih seorang Tata Martino. Gaya melatih Martino terlihat jelas dari permainan klub-klub yang diarsitekinya, yakni sepak bola menyerang, dengan variasi passing cepat. Namun, ketika mengasuh Messi dan kolega di Barcelona, Martino melanjutkan pola tiki-taka yang sudah lama jadi tradisi dipadukan dengan taktiknya sendiri.
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama