Suara.com - Seakan mengikuti jejak Indonesia dan Vietnam, dua tim di Grup B Piala AFF 2014 yaitu Malaysia dan Myanmar, juga membuka kiprah mereka dengan hasil imbang. Bedanya, laga antara Malaysia vs Myanmar yang digelar Minggu (23/11/2014) di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, itu berakhir 0-0.
Dalam pertandingan yang harus ditunda sekitar satu jam lebih lantaran hujan lebat disertai petir, ini Malaysia awalnya sempat tampil meyakinkan dan mengancam Myanmar. Namun tak lama, Myanmar mulai tampak bisa mengimbangi, bahkan perlahan-lahan mengambil alih kontrol pertandingan.
Masalah besar muncul bagi Malaysia, ketika memasuki paruh akhir babak pertama, salah seorang pemain mereka harus mendapatkan kertu merah dari wasit Carymurat Kurbanow asal Turkmenistan. Kartu merah terhadap Gary Robbat itu diperolehnya setelah sang pemain terkena kartu kuning kedua di pertandingan itu.
Kontan sejak itu, Malaysia yang kehilangan satu pemain, harus kian kesulitan menghadapi Myanmar yang secara total menguasai hingga 65 persen ball possession. Myanmar juga mencatatkan peluang lebih banyak dari Malaysia, dengan setidaknya lima tendangan ke arah gawang, brebanding dua milik Malaysia.
Namun meski memiliki lebih banyak peluang dan mendominasi, Myanmar nyatanya tak mampu menggoyang jala gawang Malaysia, hingga hasil akhir 0-0 pun harus puas mereka terima. Sementara itu, laga Grup B lainnya sendiri masih berlanjut malam ini, antara tuan rumah Singapura melawan Thailand, yang dimainkan di Stadion Nasional Singapura.
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan