Suara.com - Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) memerintahkan Kroasia untuk bermain di stadion tertutup pada lanjutan pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016. Sanksi ini dijatuhkan UEFA atas kerusuhan pada pertandingan di Italia, November lalu.
UEFA menjatuhkan hukuman atas perilaku penonton serta "sikap rasial" para pendukung. Karena itu, laga kandang Kroasia selanjutnya menghadapi Norwegia di Zagreb pada 28 Maret 2015 harus diadakan tanpa penonton.
Selain menggelar pertandingan tanpa penonton, UEFA juga menjatuhkan hukuman denda sebesar 80.000 euro kepada Kroasia karena pendukungnya melempar kembang api ke tengah lapangan. Italia juga diwajibkan membayar denda sebesar 13.000 euro karena pendukungnya melakukan hal yang sama.
UEFA juga mengumumkan telah menjatuhkan hukuman kepada klub Belgia, Anderlecht untuk menggelar laga Eropa berikutnya di stadion tertutup. Anderlecht dihukum karena pendukungnya melemparkan bom asap serta benda keras pada laga Liga Champions melawan klub Turki Galatasaray pada 26 November 2014 lalu.
Selain itu Anderlecht yang maju ke putaran 32 besar Liga Eropa juga dijatuhi hukuman denda sebesar 17.000 euro. (Antara/AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Piala Dunia 48 Tim Disebut Membosankan, Belasan Negara Kecam Bos UEFA Aleksander Ceferin
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Wasit Omar Artan 'Ditampung' UEFA Pimpin Laga Super Cup
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama