Suara.com - Usai melakoni babak semifinal Piala Dunia Antarklub, pelatih Cruz Azul Luis Fernando Tena mengakui keunggulan lawannya, Real Madrid. Dalam pertandingan yang dihelat di Marakesh, Rabu (17/12/2014) dini hari WIB, wakil Meksiko digilas raksasa Spanyol dengan empat gol tanpa balas.
Menanggapi kekalahan timnya, Tena tidak hanya mengakui superioritas Real Madrid. Menurutnya, menghadapi raksasa Spanyol menjadi pengalaman berharga bagi dirinya untuk mengembangkan permainan Cruz Azul.
"Real Madrid pantas menang. Mereka jelas lebih kuat. Hasil 4-0 akan kami jadikan bahan evaluasi," tukas Tena.
"Kami memiliki peluang untuk mencetak gol tapi sayangnya kami gagal mengoptimalkan peluang tersebut," sambungnya.
"Meski kami sadar Madrid jauh lebih kuat, ini menjadi pengalaman berharga. Kami bisa belajar banyak dari pertandingan tersebut," sambungnya lagi.
Meski gagal melaju ke partai puncak Piala Dunia Antarklub, Cruz Azul masih memiliki satu pertandingan tersisa. Cruz Azul akan memperebutkan juara ketiga, menghadapi San Lorenzo atau Auckland City yang akan memperebutkan tiket ke final pada Jum'at (18/12/2014) dini hari WIB. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City
-
Ferland Mendy Terancam Absen 5 Bulan, Musimnya Bersama Real Madrid Berakhir
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik