-
Jibril Rajoub menolak bersalaman dengan wakil Israel sebagai bentuk protes atas agresi militer.
-
Presiden PFA mendesak FIFA menghapus standar ganda dalam menerapkan sanksi hukum internasional.
-
Infrastruktur olahraga Palestina hancur total akibat serangan yang menewaskan puluhan ribu warga sipil.
Suara.com - Aksi boikot simbolis mewarnai pertemuan petinggi sepak bola dunia saat pemimpin otoritas sepak bola Palestina menunjukkan sikap tegasnya.
Presiden Federasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub, secara terbuka mengabaikan ajakan bersalaman dari utusan Israel di depan pimpinan tertinggi FIFA.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlawanan nyata terhadap penindasan yang menimpa warga sipil dan perusakan fasilitas olahraga di tanah Palestina.
Rajoub menegaskan bahwa diplomasi di lapangan hijau tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan yang sedang diinjak-injak oleh agresi militer.
Sikap tersebut menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional bahwa normalisasi hubungan olahraga dengan pihak pelanggar hukum internasional adalah hal mustahil.
"Penolakan untuk berjabat tangan bukanlah tindakan protokoler biasa, tetapi posisi yang mencerminkan keyakinan bahwa normalisasi olahraga dengan mereka yang membenarkan serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun," kata Rajoub dalam wawancara dengan Anadolu.
Rajoub merasa bahwa berkomunikasi secara normal dengan pihak yang menutup mata atas kekerasan harian adalah sebuah kemustahilan moral.
Baginya, tindakan tersebut bukan sekadar urusan personal, melainkan manifestasi dari kegelisahan rakyat Palestina yang kehilangan hak-hak dasarnya.
Dunia internasional mulai merasakan adanya pergeseran atmosfer yang menunjukkan pengucilan terhadap perwakilan federasi Israel di berbagai forum resmi.
Baca Juga: Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
Isolasi ini dianggap sebagai awal dari perubahan kesadaran global terhadap isu ketidakadilan yang menimpa atlet dan rakyat Palestina.
"Jelas bahwa ada isolasi yang mengelilingi perwakilan Israel di beberapa kalangan, yang mencerminkan pergeseran bertahap dalam suasana internasional, meskipun belum diterjemahkan menjadi keputusan yang menentukan," tutur Rajoub.
Pihak Palestina kini tengah memperjuangkan tiga poin krusial untuk mendesak FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Israel (IFA).
Salah satu poin utamanya adalah keberadaan klub-klub Israel yang beroperasi secara ilegal di atas tanah pendudukan wilayah Palestina.
Selain itu, dukungan tokoh olahraga Israel terhadap aksi militer dianggap telah mencoreng sportivitas dan misi perdamaian dunia olahraga.
Penghancuran total infrastruktur stadion serta pembatasan ruang gerak atlet Palestina juga menjadi bukti kuat adanya upaya sistematis mematikan olahraga mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
Belanja Gentlewoman Pakai Kartu BRI Dapat Cashback Rp300 Ribu!
-
Kasus Dokter Viral Komentari Pasien BPJS Berujung Putus Kontrak dengan RS Pusri
-
4 Shio yang Diprediksi Makin Bahagia dan Beruntung Besok 7 Agustus 2026
-
Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten Jayapura
-
Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur
-
Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026