Suara.com - Manis dan pahitnya kompetisi di sepanjang tahun 2014, telah meninggalkan catatan penting bagi sejumlah tim. Sebagian tersenyum puas di akhir kompetisi, sementara sebagian lainnya hanya bisa meratap.
Jerman menjadi salah satu tim yang tersenyum puas tahun ini. Mematahkan tradisi kemenangan tim latin di benua Amerika, Der Panzer sukses membawa pulang trofi Piala Dunia keempatnya.
Berbanding terbalik dengan Der Panzer, tim Samba yang sejak awal tahun 2014 diramalkan berjaya di tanah sendiri, justru harus menelan kenyataan pahit. Selain Jerman dan Brasil, tim manalagi yang menorehkan catatan penting di sepanjang tahun 2014?
1. Jerman
Jerman menjadi salah satu tim yang meraih sukses di tahun 2014. Menumbangkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2014, Jerman berhasil meraih trofi Piala Dunia keempatnya.
Selain memastikan trofi Piala Dunia keempat, kemenangan Jerman di Brasil juga memenuhi harapan tim-tim Eropa dengan mematahkan tradisi tim latin di benua Amerika. Sebelumnya, dari setiap Piala Dunia yang digelar di benua Amerika, wakil Eropa selalu gagal meraih gelar juara.
2. Brasil
Berbanding terbalik dengan Jerman, 2014 mungkin menjadi tahun terburuk bagi sepak bola Brasil. Bertindak sebagai tuan rumah, Brasil tidak hanya gagal mewujudkan mimpi menjadi juara di tanah sendiri, tapi juga harus mengalami mimpi buruk di babak semifinal.
Menghadapi Jerman di Belo Horizonte, Brasil dipermalukan Der Panzer dengan tujuh gol berbalas satu. Hasil pertandingan yang digelar pada 9 Juli 2014 tersebut merupakan kedua kalinya Tim Samba dipermalukan di arena pertandingan. Sebelumnya pada tahun 1920, Uruguay melumat Brasil 6-0.
3. Real Madrid
Berhasil mewujudkan mimpinya di Liga Champions, Real Madrid menjadi salah satu klub yang meraih sukses di tahun 2014. Setelah penantian panjang selama 12 musim, Madrid akhirnya berhasil meraih gelarnya yang ke-10 di kompetisi kasta tertinggi Eropa, atau yang dikenal dengan La Decima.
Keberhasilan Madrid meraih La Decima tidaklah mudah. Menghadapi rival sekota, Atletico Madrid, Madrid nyaris kalah jika saja Sergio Ramos tidak menyamakan kedudukan jelang berakhirnya pertandingan. Dalam pertandingan tersebut, Los Galacticos akhirnya menang 4-1 lewat tambahan tiga gol dari Gareth Bale, Marcelo dan Cristiano Ronaldo di babak tambahan.
4. Manchester United
Berbeda dengan Real Madrid, musim 2013/14 berakhir tragis bagi Manchester United. United yang merupakan juara Liga Premier di musim sebelumnya, harus menerima kenyataan pahit pada pertengahan tahun ini setelah David Moyes, penerus Sir Alex Ferguson, meruntuhkan kejayaan MU.
Finis di urutan ketujuh, MU tidak hanya kehilangan gelar Liga Premier, akan tetapi juga terlempar dari Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 1995.
5. Juventus
Sukses besar juga diraih Juventus di tahun 2014. Keluar sebagai juara Serie A musim 2013/14, Juventus sukses mengulang kejayaan masa lalu dengan mencetak hattrick scudetto. Sebelumnya di era 70-an, Juve juga pernah meraih scudetto berturut-turut (1974/75, 1975/76, 1976/77).
Adalah Antonio Conte yang menjadi dalang kesuksesan Bianconeri. Setelah hampir satu dekade gagal memuncaki Serie A, kedatangan Conte di tahun 2011 langsung mengembalikan keperkasaan Si Nyonya Tua. Tiga musim menukangi Juventus, Conte mempersembahkan tiga scudetto di musim 2011/12, 2012/13 dan 2013/14.
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan