Suara.com - Arema Cronus Indonesia masih belum menemukan kerangka tim ideal untuk mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) yang bakal digelar Februari. Padang tim berjuluk Singo Edan ini , sudah melakoni sejumlah pertandingan pramusim dan serangkaian uji coba.
"Saya rasa prosesnya memang masih untuk menentukan kerangka tim yang ideal, meski kita sudah bertanding di kompetisi pramusim yang salah satu tujuannya adalah melakukan evaluasi dan mencari komposisi tim yang ideal," kata Pelatih Arema Suharno di Malang, Jumat.
Namun demikian, lanjutnya, dengan komposisi pemain yang ada saat ini, tim pelatih tidak akan kesulitan untuk melakukan bongkar pasang pemain karena memiliki banyak pilihan pemain. Bahkan, rotasi pemain sesuai kebutuhan pun juga berjalan dengan baik.
Ia mengaku dengan memiliki 26 pemain yang ada saat ini, sudah cukup untuk mengarungi musim kompetisi 2015 dan tidak perlu ditambah lagi, meski masih ada waktu bagi Arema untuk mencari pemain baru. Oleh karena itu, tim pelatih akan mengoptimalkan pemain yang ada.
Pada musim kompetisi 2015, komposisi pemain Arema tidak banyak berubah, hanya posisi pemain asing saja yang berubah total setelah hengkangnya Gustavo Lopez, Tierry Ghatuessi dan Alberto Goncalves.
Namun, posisi ketiga pemain asing itu sudah digantikan oleh Fabiano Beltrame, Sengbah Kennedy dan Yao Ruddy, sedangan untuk pemain lokal, Arema hanya menambah Feri Aman Saragih, Suroso dan Ahmad Noviandani.
Untuk menemukan kerangka tim inti yang ideal dan mengasah skill indivisu pemain, Arema akan menggelar uji coba kembali dengan sejumlah tim usai menuntaskan turnamen pramusim Surya Citra Media (SCM) Cup dan final Inter Island Cup (IIC) 2014 yang menghadapi Persib Bandung.
Rencana uji coba tersebut dilatarbelakangi mundurnya jadwal kompetisi resmi LSI dan rim pelatih ingin menyiapkan tim lebih matang. Rencannya, laga uji coba akan digelar pada awal dan pertengahan Februari nanti.
Hanya saja, siapa yang bakal menjadi lawan dalam uji coba nanti, tim pelatih masih belum bisa memastikannya. "Dengan banyak menggelar uji coba akan berdampak positif bagi tim, termasuk membangun kebersamaan dan kekompakan tim," ASisten pelatih Arema, Joko Susilo.
Sebelumnya Arema juga telah melaksanakan serangkaian uji coba. Pada Desember 2014, Arema melakoni empat laga uji coba yang dilanjutkan dengan pemusatan latihan (TC) di Kota Batu pada awal Januari 2015. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026