Suara.com - Tujuh bulan memimpin di Old Trafford, manajer Manchester United Louis van Gaal ternyata masih dipusingkan dengan urusan formasi permainan. Mencoba sejumlah sistem, hingga saat ini keseimbangan tim belum di dapat van Gaal.
Sedikitnya lima atau enam sistem telah dicoba van Gaal dengan memainkan tiga dan empat pemain di lini belakang. Pergeseran pemain di lini tengah pun telah dilakukan, namun hal itu juga belum cukup memenuhi harapan van Gaal.
Manajer asal Belanda mengaku hingga saat ini dirinya masih mencari formula yang tepat untuk menjaga keseimbangan permainan timnya. Hal tersebut memang cukup sulit bagi eks pelatih timnas Belanda menyusul badai cedera pemain yang tidak henti-hentinya menerjang MU.
Meski belum berhasil mewujudkan permainan tim yang diinginkannya, van Gaal mengaku tidak kecewa. Pasalnya, hasil yang diraih timnya saat ini cukup memuaskan.
MU saat ini menempati posisi buncit tiga besar klasemen sementara. Mengantongi 47 poin, United saat ini hanya terpaut lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
"Hingga saat ini saya telah mencoba lima atau enam sistem, dan saya belum menemukan kesimbangan," tukas van Gaal.
"Meski kami belum menemukan kesimbangan, hasil yang kami raih tidak buruk. Begitu pula dengan penampilan lini belakang. Kami juga mencetak banyak gol. Jadi, saya tidak merasa kecewa," jelasnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza